Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Akhiri Tur, Pangeran William dan Kate Middleton Tinggalkan Australia

wolipop
Jumat, 25 Apr 2014 16:06 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Dok. Getty Images
Jakarta - Usai sudah tur kerajaan Inggris di New Zealand dan Australia yang dilakukan keluarga kecil Pangeran William. Duke dan Duchess of Cambridge serta buah hati mereka, Pangeran George resmi meninggalkan negeri Kangguru pada Jumat (25/4/2014).

Perdana Menteri Australia Tony Abbot melepas kepergian Pangeran William, Kate Middleton dan Pangeran George di Canberra, Australia. Keluarga kerajaan Inggris ini meninggalkan Canberra untuk menuju Sydney dengan pesawat Australian Royal Air Force. Dari Sydney baru mereka akan melanjutkan penerbangan menuju London.

Pangeran William terlihat menggendong buah hatinya saat memasuki bandara RAAF Base Fairbairn di Canberra. Pangeran George terlihat mengenakan cardigan merah, kaos putih dan celana pendek bergaris putih-merah. Bayi yang kini sudah berusia sembilan bulan itu memakai sepatu yang sama saat baru tiba di New Zealand dari London.

Ibunda Pangeran George, Kate Middleton, seperti biasanya tampil stylish dan formal. Dia mengenakan dress berpotongan selutut berwarna abu-abu. Sedangkan suaminya, Pangeran William tampil dengan setelan jas dan dasi bergaris biru-merah.

Setelah digendong Pangeran William, Pangeran George kemudian berpindah posisi ke gendongan sang ibunda saat Tony Abbot bersalaman dengan Kate Middleton. Wajahnya tampak gusar seperti mau menangis ketika akan menaiki pesawat.

Di pintu pesawat, Pangeran William dan Kate Middleton memberikan lambaian pada semua pihak yang sudah mengantarkan kepergian mereka. Sementara kedua orangtuanya melambaikan tangan pada orang-orang Australia yang mengantar mereka, Pangeran George yang masih belum mengerti justru lebih tertarik memperhatikan hal lain.

Tur kerajaan Inggris di New Zealand dan Australia ini berakhir setelah tiga minggu. Pangeran William dan Kate Middleton mengakhiri tur dengan mengunjungi Australian War Memorial di Canberra.


(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads