Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Jadi Model Baju Pria, Wanita Ini Dikira Gay Saat Jalan Bareng Suami

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Jumat, 01 Nov 2013 19:27 WIB
...
Dok. Daily Mail
Jakarta - Di kehidupan sehari-hari, Elliott Sailors adalah seorang wanita yang sudah bersuami. Tapi di dunia fashion, wanita berambut pirang ini bertransformasi jadi model pria. Demi menjalani profesinya itu, Elliott pun memangkas rambut panjangnya jadi super pendek hingga benar-benar menyerupai pria. Bahkan saat jalan berdua di samping sang suami Adam Santos-Coy, mereka kerap dikira pasangan gay.

"Kadang orang lain melihat kami sebagai itu (gay), tapi kami tidak merasa terganggu selama mereka tidak berlaku buruk," tutur model berusia 31 tahun ini kepada Majalah Elle, seperti dikutip dari Daily Mail.

Tidak merasa terganggu dilihat sebagai 'pasangan gay', Elliott pun tetap berdandan seperti pria meskipun tidak sedang bekerja. Seperti ketika model androginy ini hadir di sebuah premier film, ia tampil percaya diri mengenakan setelan hitam dan kemeja putih dan rambut ditata klimis. Sementara suaminya memakai jas dan celana abu-abu yang dipadankan dengan T-shirt hitam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Orang bukannya tidak tahu kalau Elliott adalah seorang wanita. Namun anggapan 'miring' masih saja melekat pada Elliott dan sang suami. "Mereka pikir jika Adam bersama wanita seperti saya, maka dia pasti gay dan merahasiakannya. Orang banyak yang punya opini liar seperti ini," ujar model pemilik tinggi badan 183 cm ini.

Karir Elliott dimulai ketika ia mengikuti kontes kecantikan di Tucson, Arizona. Wanita yang memiliki fitur wajah tegas ini kemudian bergabung dengan agensi Ford Models dan ditempatkan di divisi model perempuan. Tapi pada Oktober 2012, ia memutuskan untuk memangkas rambut panjangnya, membebat dada dan mencoba jadi model untuk pakaian pria.

"Itu sebuah transisi yang natural. Karena pada awal karierku, aku sering frustasi karena menurutku aku terlihat terlalu maskulin. Aku memiliki rahang yang kuat, dahi lebar, alis tebal. Aku terlihat sepetti pria yang memakai make-up," ucapnya.

Setelah malang melintang di industri modeling, akhirnya Elliott mantap bekerja sebagai 'pria'. Satu hal yang ia nikmati dari menjadi model untuk busana pria, orang-orang yang bekerja di lingkungan tersebut jauh lebih tegas dan langsung ke maksud sebenarnya. Sementara ketika ia menjadi model wanita, orang akan lebih hati-hati bicara kepadanya demi menghindari konflik.

"Saat aku jadi model wanita, mereka akan bilang, 'Oh, mungkin kamu bisa coba berpose seperti ini...' Tapi ketika aku jadi pria, mereka cukup berkata, 'Hey, berdiri yang tegak dong. Ayolah,'" jelasnya.

Elliott cukup beruntung memiliki suami yang pengertian dan memahami profesinya saat ini. Pria yang sudah dua tahun dinikahinya itu justru 100 persen mendukung perubahan penampilannya itu. Ia bahkan merekam video saat Elliott memotong rambut panjangnya di tempat pangkas rambut.

Namun ia menyatakan tidak akan selamanya berdandan seperti pria. Elliott juga tidak berniat mengubah fisik ataupun gendernya menjadi pria.

"Aku tidak pernah merasa terlahir di tubuh yang salah. Bukan itu masalahnya," tambahnya.

Elliott bukan satu-satunya model wanita yang bekerja di industri busana pria. Casey Legler dari New York, merupakan wanita pertama yang menandatangani kontrak kerja sebagai model pria.

(hst/hst)
...
Hide Ads