Hobi Belanja Perabotan Mewah, Penyebab Toni Braxton Bangkrut
Toni Braxton sudah cukup lama dikabarkan mengalami kebangkrutan. Diva pop R&B ini pun tak menampik kabar tersebut dan mengatakan, penyebab kebangkrutannya adalah kebiasaannya menghabiskan uang untuk hal-hal yang kurang penting.
Penyanyi berusia 45 tahun itu mengungkapkan, dirinya sering membeli perabotan mahal seperti tempat tidur dan peralatan masak mewah. Sayangnya, pengeluarannya ternyata lebih besar dari pemasukan.
Masalah finansial yang dialami pelantun lagu'Unbreak My Heart' ini pertama kali muncul ke publik pada 1998. Kala itu, Toni sedang berada di puncak popularitasnya sehingga menimbulkan keheranan di antara para penggemarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sebuah TV show seperti dikutip dari Contact Music, Toni mengungkapkan, "Yang terjadi adalah, mereka (label rekaman) akan memberi Anda jutaan dollar di rekaman album selanjutnya dan selanjutnya. Jadi Anda akan tetap memiliki utang."
Meski begitu, Toni tidak menumpahkan kesalahan sepenuhnya pada label rekamannya. Penyanyi yang pernah menjajal dunia akting ini mengakui, dirinya bangkrut karena memang kesalahannya sendiri. Ibu dua anak ini menyatakan dia ketagihan membeli barang-barang mewah untuk rumahnya.
"Saya menyukai piring-piring dan perabotan rumah jadi saya suka kalap kalau sudah berbelanja barang untuk rumah.... selimut seharga Rp 9,6 juta... itu yang saya sukai. Saya memang sedikit aneh," ujarnya.
Untuk menutupi utangnya, Toni harus menjual rumahnya di kawasan Georgia. Kini, Toni mengaku sudah mendapat pelajaran yang banyak dari masalah ini dan mulai bijak mengatur keuangan.
"Aku harus mengontrol diri sendiri karena uang saya benar-benar terbatas," pungkasnya.
(hst/hst)










































