Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kate Moss Nangis Saat Pertamakali Diminta Foto Telanjang Dada

Eny Kartikawati - wolipop
Kamis, 01 Nov 2012 15:00 WIB
...
Dok. Vanity Fair
Jakarta - Kate Moss sangat jarang mau bicara secara terbuka mengenai kehidupan pribadinya. Kini Moss buka-bukaan tentang bagaimana dulu dia mulai menjalani karirnya sebagai model termasuk saat diminta melakukan foto topless atau telanjang dada.

Moss menjelaskan dalam wawancara dengan majalah Vanity Fair bagaimana dia dulu merasa tidak nyaman saat melakukan pemotretan untuk majalah The Face. Ketika itu dia dipotret oleh fotografer Corrine Day yang membantunya menjadi terkenal.

Saat menjalani pemotretan itu, Moss baru berusia 16 tahun. Dia pun merasa aneh ketika diminta untuk melepas busananya.

"Tapi mereka kemudian bilang 'kalau kamu tidak melakukannya, kami tidak akan mempekerjakan kamu lagi'. Aku kemudian mengurung diri di toilet dan menangis, lalu keluar dan melakukannya. Aku tidak pernah merasa nyaman tentang itu," urai model yang kini sering berpose topless itu panjang lebar.

Wanita yang kini dijuluki sebagai supermodel itu mengakui dia tidak pernah merasa bahagia dengan payudaranya. Oleh karena itu ketika melakukan pemotretan topless tersebut, satu-satunya pria yang ada di lokasi diminta untuk berdiri membelakangi saat dia difoto.

Di awal karirnya sebagai model, Moss juga pernah mengalami masalah dengan kesehatan mentalnya. Saat itu dia merasa sangat depresi di saat mengerjakan kampanye iklan Calvin Klein pada awal 1990-an.

"Aku mengalami depresi saat usiaku 17 atau 18, ketika aku harus bekerja dengan Marky Mark dan Herb Ritts," ujarnya menyebutkan dua rekannya di iklan Calvin Klein yaitu Mark Walhberg dan Herb Ritts.

Moss tidak merasa sedang menjadi dirinya ketika melakukan pemotretan iklan tersebut. "Aku tidak menyukainya. Aku sampai tidak bisa bangun dari tempat tidur selama dua minggu. Aku pikir aku akan meninggal," katanya.

Model 38 tahun itu melanjutkan lagi, depresi yang dirasakannya itu terjadi karena dirinya terlalu lelah. Ditambah lagi tidak ada yang membantu mengurus dirinya secara mental.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada tekanan yang sangat besar untuk melakukan apa yang harus dilakukan," ujar model yang kini juga sukses berbisnis fashion dengan bekerjasama bersama Topshop itu.

(eny/ays)
...
Hide Ads