Ini Hasil Otopsi Lengkap dari Meninggalnya Whitney Houston
Kiki Oktaviani - wolipop
Kamis, 05 Apr 2012 09:50 WIB
Jakarta
-
Laporan hasil otopsi secara lengkap dari meninggalnya Whitney Houston telah dirilis. Dalam dokumen 42 halaman itu terungkap ada zat putih pada sendok yang ditemukan di kamar mandi dan lecet-lecet di sekujur tubuh.
Dalam laporan tersebut menyatakan, orang terakhir yang melihat Whitney adalah asistennya, yang mengatakan penyanyi 48 tahun itu akan bersiap-siap untuk tampil di acara pre-Grammy di hotel Hilton Beverly Hills. Asisten pergi ke Neiman Marcus untuk suatu keperluan, ketika dia kembali menemukan Whitney telah terbujur kaku di kamar mandi.
"Dia (asisten) ke kamar mandi dan menemukan Whitney tertelungkup di bak mandi dengan bagian kepala menghadap ke arah barat. Bak mandi penuh dengan air dan tidak ada air di lantai kamar mandi. Dia memanggil bodyguard dan mereka mengeluarkan jenazah, kemudian menelepon 911," begitu bunyi yang tertulis dalam laporan.
Dalam laopran juga tertulis, hidung Whitney pendarahan dan adanya lecet di sekitar hidung. Lecet kecil juga ditemukan di lengan kiri dan bahu kanan.
Otopsi terakhir menegaskan pelantun 'I Will Always Love You' itu meninggal karena kokain, benzoylecgonice, cocaethylene, ganja, Xanax, Flexiril, dan Benadryl. Kematiannya akibat gangguan jantung dan penggunaan kokain yang berlebihan. Modus kematiannya adalah kecelakaan.
(kik/kik)
Dalam laporan tersebut menyatakan, orang terakhir yang melihat Whitney adalah asistennya, yang mengatakan penyanyi 48 tahun itu akan bersiap-siap untuk tampil di acara pre-Grammy di hotel Hilton Beverly Hills. Asisten pergi ke Neiman Marcus untuk suatu keperluan, ketika dia kembali menemukan Whitney telah terbujur kaku di kamar mandi.
"Dia (asisten) ke kamar mandi dan menemukan Whitney tertelungkup di bak mandi dengan bagian kepala menghadap ke arah barat. Bak mandi penuh dengan air dan tidak ada air di lantai kamar mandi. Dia memanggil bodyguard dan mereka mengeluarkan jenazah, kemudian menelepon 911," begitu bunyi yang tertulis dalam laporan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otopsi terakhir menegaskan pelantun 'I Will Always Love You' itu meninggal karena kokain, benzoylecgonice, cocaethylene, ganja, Xanax, Flexiril, dan Benadryl. Kematiannya akibat gangguan jantung dan penggunaan kokain yang berlebihan. Modus kematiannya adalah kecelakaan.
(kik/kik)











































