Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Model Transgender Akan Tuntut Bos Miss Universe, Donald Trump

Eny Kartikawati - wolipop
Rabu, 04 Apr 2012 12:35 WIB
...
Dok. Getty Images
Jakarta -

Jenna Talackova yang didepak dari kompetisi Miss Universe Kanada akhirnya buka suara. Model transgender itu berencana menuntut pimpinan Organisasi Miss Universe, Donald Trump.

Rencana tersebut diungkapkannya dalam jumpa pers yang digelar Selasa (3/4/2012) di Los Angeles, Amerika Serikat. Saat jumpa pers, Jenna didampingi Gloria Allred, seorang pengacara ternama di negeri Paman Sam.

"Jika Mr. Trump tidak mencabut pernyataannya bahwa hanya mereka yang terlahir sebagai wanita yang boleh mengikuti kompetisi, kami akan mempertimbangkan semua tindakan hukum yang ada," jelas Allred seperti dikutip People.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam jumpa pers tersebut, Allred yang mewakili Jenna juga mengkritisi sikap Trump. Dia menganggap karena Trump lah, kliennya didepak dari kompetisi.

"Jenna mengikuti kompetisi dan memberikan seluruh waktunya, tenaganya dan uangnya. Saat itu dia sama sekali tidak berpikir kalau penampilannya saat dia dilahirkan relevan dengan kompetisi itu. Dia tidak pernah bertanya pada Mr. Trump untuk membuktikan kalau memang teralahir sebagai pria atau melihat fotonya waktu lahir untuk mengetahui anatominya dan membuktikan dia memang pria," urai sang pengacara.

Sebelum Jenna menggelar jumpa pers, Organisasi Miss Universe sudah lebih dulu memberikan pernyataan terkait permasalahan tersebut. Mereka mengizinkan lagi model yang menjalani operasi ganti kelamin di usia 19 tahun itu untuk ikut kompetisi Miss Universe Kanada.

Sayangnya ketika mengadakan temu media, Jenna tidak memberikan tanggapannya soal pernyataan pihak Miss Universe tersebut. Dia tidak mengonfirmasi apakah akan ikut lagi kompetisi kecantikan itu atau tidak.

Kepada media, Jenna hanya mengatakan kalau dia sudah mengindetifikasikan dirinya sebagai wanita sejak usianya empat tahun. Dia pun memang sudah lama mengimpikan bisa ikut Miss Universe.

"Ketika aku terpilih sebagai finalis, aku sangat senang. Aku selalu memimpikan menjadi finalis kompetisi Miss Universe dan memiliki kesempatan untuk mewakili negaraku, Kanada," tuturnya.

Kegembiraan Jenna itu tak berlangsung lama. Dia harus mengubur mimpinya ketika pihak panitia Miss Universe Kanada mengatakan dia dikeluarkan dari kompetisi dengan alasan Jenna tidak terlahir sebagai wanita.

"Aku tidak pernah meminta perlakukan khusus. Aku hanya ingin berkompetisi. Aku ingin Mr. Trump mengatakan dengan jelas apakah aku boleh ikut kompetisi atau tidak. Jika aku menang, apakah aku memang bisa mewakili Kanada di kompetisi Miss Universe," pinta wanita berambut pirang itu.

(eny/eny)
...
Hide Ads