Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kelly Osbourne Malu Diselingkuhi Eks Tunangan Demi Waria

wolipop
Kamis, 03 Nov 2011 12:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta - Penyanyi Kelly Osbourne putus dari tunangannya, Luke Worall karena diselingkuhi. Kini terungkap, saat bersama Kelly, Luke rupanya selingkuh dengan waria.

Perselingkuhan Luke tersebut sangat memalukan untuk Kelly. Menurutnya peristiwa itu salah satu yang paling membuatnya merasa terhina.

"Memberitahukan orangtuaku bahwa tunanganku telah berselingkuh dengan seorang wanita transgender yang menjual kisah hidupnya ke media (merupakan peristiwa yang paling tidak nyaman). Itu paling memalukan untukku," ujar putri Ozzy Osbourne itu dalam wawancara dengan majalah Glamour.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat mengetahui perselingkuhan Luke tersebut, Kelly mengaku sulit memahaminya. Ia tidak bisa mengerti kenapa Luke yang seorang model selingkuh darinya dengan waria. Apalagi mereka sudah menjadi sepasang kekasih selama 1,5 tahun.

"Semua orang (saat itu) memberitahuku kalau Luke selingkuh, tapi aku tidak percaya. Cukup sulit untuk mengangkat kepalamu saat diselingkuhi, tapi ini adalah seorang wanita dengan penis?" sindirnya.

"Sampai saat ini aku berpikir hal terburuk untuk diselingkuhi adalah dengan seorang gadis yang jelek," tambah wanita 27 tahun itu.

Ucapan Kelly di majalah Glamour tersebut langsung mendapat reaksi dari situs Transadvocate. Situs pendukung transgender itu menyesalkan pemilihan kata dari pemilik album 'Shut Up' tersebut saat menggambarkan soal Elle Schneider. Elle merupakan waria yang jadi selingkuhan Luke.

Melalui sebuah artikel dan Twitter, situs itu mengungkapkan kekecewaan mereka pada Kelly. "@MissKellyO orang-orang meninggal karena ada orang yang bicara seperti kamu soal kami. Kamu seharusnya belajar bagaimana menjadi seorang pendukung. Serius," tulis Transadvocate.

Kelly pun membalas tweet tersebut. "@transadvocate aku meminta maaf. Kata-kata bisa salah dipersepsikan. Please, hentikan ini. Aku sedih kalau aku berpikir aku pernah menyerang siapapun lgbt (lesbian, gay, bisexual, transgender)," tulisnya.

(eny/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads