Jakarta
-
Setelah konser di Singapura beberapa waktu lalu, Lady Gaga dijadwalkan untuk konser di India. Namun konser batal karena harga yang diminta Lady Gaga terlalu tinggi.
Promotor India menawarkan kontrak dengan harga 50 juta rupee atau sekitar Rp 9,6 miliar. Namun ternyata Lady yang tengah menggelar tur 'Born This Way' itu minta harga dua kali lipat.
"Mengingat fakta ia adalah bintang pop perempuan nomor satu di dunia saat ini, mereka mencari angka yang tinggi. Tapi kita telah belajar dari tur Shakira dan Iron Maiden, kami mempelajari kalau sebagian besar penonton India tidak terlalu memedulikan Lady Gaga. Mereka memilih mengeluarkan Rp 1 juta (untuk tiket) menonton Shah Rukh Khan ketimbang Lady Gaga," ujar promotor, seperti dikutip dari detikhot.
Promotor menilai, mengeluarkan uang sebanyak hampir Rp 20 miliar untuk mendatangkan Lady tidaklah sebanding dengan keuntungan. Promotor tidak berani menaikkan harga tiket lebih dari Rp 1 juta per lembarnya.
Pihak Lady kemudian tak memberi kabar selanjutnya setelah beberapa kali bernegosiasi dengan promotor. Ternyata juga bukan hanya satu promotor saja yang merasakan hal tersebut.
Meskipun begitu manajemen Lady kemudian mengeluarkan penyataan kalau kliennya tetap akan ke India. Penyanyi bergaya nyentrik itu tetap ingin promo album di India walaupun tidak ada konser.
"India telah menjadi pasar yang penting bagi Gaga dan tur promosi telah berencana untuk datang beberapa bulan ke depan. Itu ada negara yang ia ingin kunjungi secara personal," jelas juru bicara Lady.
Rencana tur Lady tersebut sempat menghebohkan fans dari banyak negara. Bahkan dalam salah satu tweet promonya, Lady menyebut nama Indonesia. Dikabarkan Lady akan konser di Tanah Air sekitar awal 2012. Kira-kira apakah promotor Indonesia siap menguras kocek hingga Rp 20 miliar untuk Lady?
(yla/hst)
Promotor India menawarkan kontrak dengan harga 50 juta rupee atau sekitar Rp 9,6 miliar. Namun ternyata Lady yang tengah menggelar tur 'Born This Way' itu minta harga dua kali lipat.
"Mengingat fakta ia adalah bintang pop perempuan nomor satu di dunia saat ini, mereka mencari angka yang tinggi. Tapi kita telah belajar dari tur Shakira dan Iron Maiden, kami mempelajari kalau sebagian besar penonton India tidak terlalu memedulikan Lady Gaga. Mereka memilih mengeluarkan Rp 1 juta (untuk tiket) menonton Shah Rukh Khan ketimbang Lady Gaga," ujar promotor, seperti dikutip dari detikhot.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Lady kemudian tak memberi kabar selanjutnya setelah beberapa kali bernegosiasi dengan promotor. Ternyata juga bukan hanya satu promotor saja yang merasakan hal tersebut.
Meskipun begitu manajemen Lady kemudian mengeluarkan penyataan kalau kliennya tetap akan ke India. Penyanyi bergaya nyentrik itu tetap ingin promo album di India walaupun tidak ada konser.
"India telah menjadi pasar yang penting bagi Gaga dan tur promosi telah berencana untuk datang beberapa bulan ke depan. Itu ada negara yang ia ingin kunjungi secara personal," jelas juru bicara Lady.
Rencana tur Lady tersebut sempat menghebohkan fans dari banyak negara. Bahkan dalam salah satu tweet promonya, Lady menyebut nama Indonesia. Dikabarkan Lady akan konser di Tanah Air sekitar awal 2012. Kira-kira apakah promotor Indonesia siap menguras kocek hingga Rp 20 miliar untuk Lady?
(yla/hst)










































