Rambah Bisnis Kosmetik, Zaskia Mecca Temukan Kembali Hasratnya
Daniel Ngantung - wolipop
Sabtu, 07 Jan 2017 16:02 WIB
Jakarta
-
Aktris Zaskia Adya Mecca punya bisnis baru. Sukses berjualan busana muslim, Zaskia kini merambah kosmetik yang dirasanya mengembalikan hasrat bisnis yang sempat menghilang.
Bertempat di Eighty Nine Restaurant, Sabtu (7/1/2016), Zaskia bersama empat saudarinya memperkenalkan label kosmetik halal mereka, Zameccanism atau Zam. Nama Zam sendiri berasal dari bahasa Turki dan Arab, yang berarti 'bangkit' dan 'kebersamaan'. Semuanya lalu dimaknai Zaskia bahwa Zameccanism mampu membangkitkan para wanita Indonesia dalam semangat kebersamaan. Pada kesempatan ini, diluncurkan pula produk perdananya, yakni lip cream yang terdiri dari empat pilihan warna.
Semuanya bermula setahun lalu saat Zaskia merasa hasrat bisnisnya mulai memudar seiring dengan perusahaan fashionnya yang kian mapan. "Aku mau desain, sudah ada yang menangani. Urusan promosi juga begitu. Aku merasa buntu karena nggak bisa terlibat banyak lagi. Makanya, aku butuh tantangan baru," ungkap ibu dua anak itu.
Ia pun memilih untuk merambah bisnis kosmetik dengan menggandeng keempat saudarinya sebagai rekan bisnis. Mereka adalah Tasya Nur Medina, Tania Ray Mina, Marsha Natika, Rifqa Amalsyita.
Bisnis kosmetik dipilihnya karena sangat dekat dengan kehidupan wanita. Lip cream pun dijadikan produk perdana mereka. Diungkapkan Zaskia, membuat lip cream ternyata tidak semudah yang ia bayangkan sebelumnya.
Bukan hanya soal warna, ia juga harus mempertimbangkan tingkat kelembapan lipstik dan memastikan tidak menimbulkan efek retak pada bibir. Tidak mengherankan jika Zaskia dan saudarinya membutuhkan waktu persiapan selama setahun untuk memastikan produk yang dihasilkan berkualitas, aman, dan halal.
Tapi tantangan seperti itulah yang ia inginkan. "Aku sadar bahwa, dengan tantangan itu yang membuatku terus bersemangat. Aku merasa bisnis ini mengembalikan passion-ku yang sempat lama menghilang," ujar istri sutradara Hanung Bramantyo itu.
Dari kolaborasi itu, lahirlah lip cream dengan empat pilihan warna, yaitu blush, silk ribbon, plum, dan red scarlet. Sumber inspirasinya datang dari keragaman karakter kakak-beradik itu. "Kami berharap, warna-warna tersebut dapat mewakili karakter wanita yang berbeda-beda," ujar Zaskia yang menargetkan produk tersebut untuk wanita muda dan matang yang penuh semangat.
Produk tersebut dibanderol seharga Rp 125.000 dan tersedia di 13 butik Meccanism serta online shop. (dng/ami)
Bertempat di Eighty Nine Restaurant, Sabtu (7/1/2016), Zaskia bersama empat saudarinya memperkenalkan label kosmetik halal mereka, Zameccanism atau Zam. Nama Zam sendiri berasal dari bahasa Turki dan Arab, yang berarti 'bangkit' dan 'kebersamaan'. Semuanya lalu dimaknai Zaskia bahwa Zameccanism mampu membangkitkan para wanita Indonesia dalam semangat kebersamaan. Pada kesempatan ini, diluncurkan pula produk perdananya, yakni lip cream yang terdiri dari empat pilihan warna.
Semuanya bermula setahun lalu saat Zaskia merasa hasrat bisnisnya mulai memudar seiring dengan perusahaan fashionnya yang kian mapan. "Aku mau desain, sudah ada yang menangani. Urusan promosi juga begitu. Aku merasa buntu karena nggak bisa terlibat banyak lagi. Makanya, aku butuh tantangan baru," ungkap ibu dua anak itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Daniel Ngantung |
Bukan hanya soal warna, ia juga harus mempertimbangkan tingkat kelembapan lipstik dan memastikan tidak menimbulkan efek retak pada bibir. Tidak mengherankan jika Zaskia dan saudarinya membutuhkan waktu persiapan selama setahun untuk memastikan produk yang dihasilkan berkualitas, aman, dan halal.
Tapi tantangan seperti itulah yang ia inginkan. "Aku sadar bahwa, dengan tantangan itu yang membuatku terus bersemangat. Aku merasa bisnis ini mengembalikan passion-ku yang sempat lama menghilang," ujar istri sutradara Hanung Bramantyo itu.
Foto: Daniel Ngantung |
Produk tersebut dibanderol seharga Rp 125.000 dan tersedia di 13 butik Meccanism serta online shop. (dng/ami)












































Foto: Daniel Ngantung
Foto: Daniel Ngantung