Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Miss V Mengeluarkan Bau, Normal atau Berbahaya?

Advertorial - wolipop
Selasa, 13 Des 2016 00:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Merasa nyaman dalam beraktivitas sehari-hari memang sangat diperlukan agar setiap melakukan kegiatan tidak merasa risih. Salah satu bagian tubuh yang dapat memengaruhi kenyamanan adalah area Miss V. Tak jarang Miss V mengeluarkan cairan/keputihan bahkan bau tak sedap. Bau tak sedap yang berasal dari area Miss V bisa membuat seseorang menjadi tidak percaya diri dan khawatir apakah dirinya mengalami masalah kesehatan. Tentunya, hal ini membuat Anda tak nyaman dalam berkegiatan sehari-hari.

Faktanya, setiap perempuan memiliki aroma khas yang berbeda pada area Miss V. Miss V tidak seharusnya berbau harum seperti wangi bunga, namun juga tidak berbau amis. Namun, jangan sampai Anda berpikir setiap Miss V yang berbau itu tidak normal dan berpenyakit. Perlu Anda ketahui Miss V yang sehat juga mengeluarkan bau yang khas. Tingkatnya pun berbeda-beda tiap harinya, tergantung seberapa aktif Anda menjalani aktivitas dan apa yang Anda makan.

Meskipun begitu, ada beberapa macam bau yang tidak normal pada Miss V. Biasanya bau yang menyengat ini merupakan tanda tumbuhnya bakteri, virus, jamur, atau bahkan penyakit kelamin. Supaya Anda bisa mencegah penyakit yang berbahaya, kenali dulu macam bau pada Miss V Anda.

Jika Anda mengalami keringat berlebihan itu juga bisa memunculkan aroma yang menyengat. Apa yang Anda makan juga bisa memicu aroma berbeda pada Miss V, seperti jeruk dan nanas. Jeruk dikenal memaniskan aroma dan rasa cairan Miss V. Di sisi lain, bawang merah, bawang putih, brokoli, dan asparagus, bisa menyebabkan aroma dan rasa yang tak menyenangkan.

Jika Anda kadang mencium bau yang berbeda, seperti darah pada waktu-waktu tertentu setiap bulannya, jangan terlalu khawatir. Pasalnya pada masa menstruasi, darah kotor yang keluar dari Miss V yang sehat akan menimbulkan bau yang sedikit berbeda. Bau seperti itu normal ketika sebelum, pada saat, serta usai masa menstruasi.

Jika Miss V berbau menyengat, bahkan berbau ikan busuk, mungkin ada infeksi yang terjadi pada Miss V. Biasanya, bau yang menyengat ini juga diikuti dengan keputihan. Anda juga harus kenali warna keputihannya. Warna dan bau menentukan penyakit dan penyebab infeksi Miss V. Misalnya, jika baunya sangat menyengat seperti bau busuk serta keluar keputihan yang warnanya hijau, Anda harus periksa ke dokter. Intinya jangan sembarangan mengobati sendiri Miss V yang mengeluarkan bau tak sedap.

Jangan khawatir karena bau pada Miss V dapat diminimalisir. Di antaranya dengan menjaga kebersihan Miss V dengan baik dan benar. Perhatikan juga kelembapan Miss V Anda, gunakan underwear berbahan nyaman dan hindari menggunakan celana ketat. Selain itu gunakan juga pantyliner.

Perlu Anda ketahui bahwa pemilihan pantyliner juga tak boleh sembarangan. Pilihlah pantyliner yang dapat menyerap bau dan memberikan perlindungan dari kuman penyebab bau tak sedap. Laurier Cleanfresh Deo Care System menghadirkan keunggulan Double Protection tersebut.

Laurier Cleanfresh Deo Care Panty Liner juga dilengkapi dengan Breathable Sheet atau lapisan sirkulasi udara yang dapat melepaskan udara lembab penyebab iritasi, memiliki Extra Dry Sheet yang dapat menyerap cairan dengan cepat sehingga miss V Anda tetap bersih dan kering, lapisan dalamnya pun lentur dan mengikuti gerak tubuh jadi pantyliner tidak mudah berkerut. Untuk menjaga kesehatan terasa nyaman, segar, dan bersih, ganti pantyliner tiga hingga empat kali sehari.

Oh ya girls, jangan lupa untuk mengikuti kuis Share Your Experience dari Laurier. Dengan mengikuti kuis ini Anda bisa lho mendapatkan paket pantyliner yang sangat menarik dari Laurier. Yuk, klik link

Miss V Mengeluarkan Bau, Normal atau Berbahaya?

Laurier Cleanfresh Panty Liner, Bersih dan Segar Setiap Hari!

(adv/adv)

Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads