×
Ad

Tren Dokter Tinggalkan Profesi Demi Kesehatan Mental, Beralih Jual Makanan

Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 25 Sep 2026 08:30 WIB
Foto: Getty Images/bymuratdeniz
Jakarta -

Profesi bergaji tinggi tidak selalu menjamin kesejahteraan. Seorang wanita mengaku memutuskan untuk berhenti jadi dokter untuk mengutamakan kesehatan mentalnya. Ia pun memilih membuka toko bakpao meski pekerjaannya kini tidak bergengsi.

Dong Min asal China telah mendedikasikan lebih dari dua dekade hidupnya sebagai dokter. Tiga tahun lalu ia membuat pilihan mengejutkan untuk meninggalkan profesinya dan membuka toko roti. Tak disangka, usahanya jadi viral dan kini akan membuka cabang baru

"Saat masih menjadi dokter, pikiran untuk berhenti sering terlintas di benakku. Kini, menjalankan toko roti membuatku sibuk dan lelah, namun aku sangat bahagia hingga tidak bisa berhenti" kata Dong Min wawancara dengan Harian Changjiang.

Dong Min Foto: Dok. QQ via SCMP


Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Wuhan tahun 1999 itu memulai karirnya sebagai dokter kandungan di Shenzhen. Ia sempat kembali ke Wuhan untuk membantu ibunya mengelola klinik swasta. Tapi setelah ibunya pensiun, mereka menutup klinik dan kembali ke kampung halaman mereka di Tianmen sebagai dokter dan perwakilan hukum di sebuah rumah sakit komunitas kecil.

Ketika itu lah, Dong Min mulai merasa kelelahan. Dong mengalami tekanan psikologis. "Sudah diketahui umum bahwa hubungan antara rumah sakit dan pasien seringkali tegang di China. Jika terjadi perselisihan medis, saya memikul tanggung jawab penuh karena aku adalah perwakilan hukum rumah sakit tersebut,"

Ia mulai beralih jadi penjaja bakpao setelah berinvestasi di toko roti. Ketika kokinya tiba-tiba mengundurkan diri, dia mengambil inisiatif untuk mempelajari seni membuat roti.

Tak disangka Dong dengan cepat menguasai dan menemukan kegembiraan dalam prosesnya. Pada akhirnya, ia memilih untuk meninggalkan karier medisnya untuk mengabdikan dirinya sepenuhnya pada pengoperasian toko. Awalnya keluarga menentang keputusannya karena menjadi dokter secara tradisional dianggap sebagai sebuah profesi yang layak dan terhormat.

Dong Min Foto: Dok. QQ via SCMP


"Tidak ada jawaban pasti dalam hidup. Tidak ada kata terlambat untuk melakukan perubahan. Aku berharap bisa menjalankan toko roti sampai aku tidak bisa bergerak lagi." katanya.

Tren Dokter Tinggalkan Profesi

Dong Min ternyata hanya satu dari banyak orang di kalangan profesional medis China yang meninggalkan karier mereka untuk mengejar pekerjaan yang mungkin dianggap kurang bergengsi oleh sebagian orang.

Seorang dokter lain dengan pengalaman 13 tahun di laboratorium klinis juga berhenti untuk memulai kedai jajanan pinggir jalan. Dia mencatat bahwa pendapatannya dari kios tersebut jauh melebihi pendapatan sebagai dokter.

"Dokter tidak hanya terbebani oleh kelelahan fisik; mereka juga menderita kelelahan mental. Ini adalah masalah struktural yang mempengaruhi seluruh industri, bukan hanya individu," komentarnya di Komunitas Xing Lin Yuan dilansir SCMP.

"Mereka menghadapi tugas-tugas non-medis yang tiada habisnya dan risiko yang terkait dengan keluhan pasien, namun pendapatan mereka tidak mencerminkan pendidikan dan upaya ekstensif yang mereka investasikan," lanjutnya mengenai alasan meninggalkan pekerjaan dokter.




(ami/ami)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork