Tren penggunaan kafein kini tak lagi sebatas pendorong energi di pagi hari, melainkan telah menjelma menjadi bahan aktif populer di dunia kecantikan. Kehadirannya kian viral di media sosial setelah dibanjiri ulasan positif dari para pakar dan public figure. Mereka mengklaim bahwa pemakaian kafein dalam skincare merupakan solusi praktis dan terjangkau untuk mengembalikan kesegaran wajah secara instan.
Sensasi bahan aktif ini tentu memicu rasa penasaran: mengapa senyawa yang biasa kita minum ini mendadak jadi primadona dalam formulasi produk perawatan kulit? Apakah kafein benar-benar ampuh mengatasi masalah kulit, atau hanya sekadar tren sesaat?
Sebelum kamu mencobanya, penting untuk memahami alasan ilmiah di balik penggunaan kafein dalam produk kecantikan, serta hal-hal krusial yang wajib diperhatikan agar terhindar dari risiko iritasi. Yuk, bedah tuntas manfaat dan batasannya menurut ahli dermatologi!
Mengapa Kafein Menjadi Produk Perawatan Kulit?
Menurut Dr. Jeffrey Hsu, dokter kulit di Amerika Serikat, karakteristik utama kafein dalam produk topikal terletak pada sifat vasokonstriktor atau kemampuan mempersempit serta mengencangkan pembuluh darah. Efek penyempitan ini secara otomatis menekan laju aliran darah ke permukaan kulit, sehingga memberikan tampilan wajah yang jauh lebih kencang dan bercahaya.
"Saat digunakan dalam perawatan kulit, kafein mengurangi aliran darah ke kulit dan membuatnya tampak lebih cerah dan kencang," ucap Dr. Jeffrey seperti dikutip dari everydayhealth.
Eksistensi kafein dalam perawatan kulit sangat bergantung pada ketepatan formulasi dan takaran dosisnya. Jika bahan ini digunakan dalam jumlah yang tepat maka akan efektif untuk menyegarkan kulit, menghilangkan dark circle atau mata panda dan mengurangi pembengkakan di wajah.
"Molekul kafein cukup kecil untuk menembus lapisan atas kulit, sehingga dapat benar-benar meresap dan menjalankan fungsinya," ucap Dr. Jeffrey.
Dr. Jeffert menjelaskan kafein sering dianggap sebagai bahan anti-penuaan atau penghalus kerutan dalam perawatan wajah, mata dan bahkan tubuh. Oleh karena itu, para ahli sering menggolongkan kafein sebagai agen peremajaan kulit yang ampuh menyamarkan kerutan halus, menyegarkan area mata, hingga menghaluskan tekstur kulit tubuh.
Simak Video "Video Uya Kuya soal Pebisnis Skincare Saling Menjatuhkan: Tidak Sehat!"
(eny/eny)