Rapper Lil Nas X terpaksa datang terlambat ke pemutaran perdana film dokumenternya, Lil Nas X: Long Live Montero, karena dugaan ancaman bom. Acara tersebut berlangsung di Festival Film Internasional Toronto, Kanada, Sabtu (9/10/2023).
Rapper 24 tahun itu menjadi target bom. Seperti dikutip Daily Mail, Lil Nas X mendapatkan ancaman karena dia adalah artis LGBT berkulit hitam.
Tim keamanaan menggeledah teater Roy Thomson Hall, tempat pemutaran film. Untungnya tidak ditemukan ancaman yang sebelumnya dikatakan pelaku lewat sambungan telepon.
Film dokumenter tersebut memperlihatkan kehidupan Lil Nas X yang memulai kesuksesannya menjadi rapper dan penulis lagu. "Film ini adalah potret intim seorang seniman yang menjalankan kehidupan keluarga, ekspektasi, identitas dan penerimaan," deskripsi di IMDB.
Lil Nas X membuka diri kepada majalah Variety tentang film dokumenter tersebut. Sang rapper mengungkapkan dampak yang ia harapkan dari proyek tersebut.
"Aku tahu dalam hidupku, selama aku di sini, aku akan melakukan yang terbaik untuk membuat langit yang tidak dapat dijangkau ke bisa diterima sebagai queer berkulit hitam," ungkap Lil Nas X.
Pada 2021 lalu, Lil Nas X mengakui dirinya sebagai gay. Ia mengaku telah menyukai sesama jenis sejak usia lima. Dalam pengakuannya yang menghebohkan kala itu, sang rapper mengatakan bahwa dia menyukai sepupunya sendiri.
Simak Video "Lil Nas X Serba 'Berkilau' di Met Gala "
(kik/kik)