Wanita Ini Didatangkan Joshua Zirkzee ke Rumahnya untuk Bereskan Lemari
Joshua Zirkzee tampaknya tak selalu punya waktu untuk mengurus pakaian. Selagi dirinya mencetak gol di lapangan, pemain Manchester United tersebut meminta bantuan seorang stylist untuk membereskan lemarinya. Adalah Sydney Luchies, wanita yang dipercaya Zirkzee untuk 'merapikan' gayanya.
Striker Belanda tersebut baru-baru ini meminta stylist Sydney Luchies untuk mengatur ulang lemari pakaiannya. Ia diminta membuang pakaian yang sudah tidak lagi dikenakan, dan memberikan ruang untuk pakaian stylish baru bergaya rapper tahun 90an.
Dalam postingannya di TikTok, Sydney mengaku terbang ke Manchester hanya untuk merapikan lemari Zirkzee. "Ikutlah dengan aku untuk membersihkan lemari untuk Joshua Zirkzee,"
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Joshua bertanya apakah aku bisa membantunya menata ulang lemarinya, memberikan lebih banyak ruang untuk barang-barang baru, dan membuat semuanya rapi dan teratur." ujarnya dalam video.
"Joshua tinggal di Manchester, jadi kali ini kami terbang menemuinya. Zirkzee ingin terlihat seperti rapper tahun 90an dengan sentuhannya sendiri. Aku pikir kami melakukannya dengan baik," kata Sydney.
Sydney mengungkap caranya menata lemari dan gaya Joshua Zirkzee. Pertama-tama ia menyaring apa pun yang tidak atau belum pernah dipakai bintang lapangan itu. Tidak dibuang, beberapa barang-barang mewah berencana dijual dan menyumbangkan sisanya untuk amal.
Dalam video, Sydney menunjukkan bagaimana dirinya menangani segunung pakaian saat pembersihan dimulai. Ia terlihat menelusuri deretan hoodies desainer untuk memutuskan apa yang akan tetap ada dan apa yang akan disimpan.
Sydney kemudian memilah barang-barang dengan rapi, diberi kode warna sehingga ruang ganti pesepakbola itu tetap rapi. Lemari pakaian Zirkzee pun sudah lebih lowong untuk diisi menjelang musim baru.
Sebelumnya, Sydney sudah pernah pernah bekerjasama dengan Zirkzee. Ketika itu, mereka berdiskusi tentang gaya seperti apa yang ingin ditampilkan pria 25 tahun itu. Sydney kemudian membuat mood board, mencarikan pakaian dan setelah disetujui, ia memesan semuanya yang sesuai dengan preferensi sang pesepakbola.
(ami/ami)









































