Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Viral Verificator

Dulu Tidur Beralas Kardus, Wanita Ini Kini Belikan Orang Tua Rumah Tanpa Utang

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Rabu, 24 Jun 2026 07:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dulu tidur alas kardus di kontrakan sempit, seorang wanita sukses bangun rumah mewah tanpa utang demi memuliakan orang tuanya berkat konsisten ngonten.
Dulu tidur alas kardus di kontrakan sempit, seorang wanita sukses bangun rumah tanpa utang demi memuliakan orang tuanya berkat konsisten ngonten. Foto: Dok. Instagram @diasftri21.
Solo -

Konsisten dalam dunia kreator konten berhasil membawa pemilik akun Instagram @diasftri21 keluar dari jerat kemiskinan. Kisah inspiratif ini viral setelah ia membagikan perjalanan hidupnya yang menyentuh hati.

Pemilik akun Instagram @diasftri21memanfaatkan platform digital sebagai ladang mencari nafkah demi memberikan kehidupan layak bagi orang tuanya. Perjuangannya terbayar lunas setelah ia sukses mendirikan sebuah rumah yang nyaman untuk keluarga tercinta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum keberhasilan ini terwujud, wanita ini harus menelan pil pahit kehidupan di sebuah kontrakan sempit yang jauh dari kata layak. Kondisi tempat tinggal lamanya sangat memprihatinkan. Orang tuanya tidak memiliki lemari pakaian sehingga baju-baju terpaksa disimpan di dalam kardus.

ADVERTISEMENT

Kasur tidurnya juga beralaskan kardus bekas pemberian orang lain hingga membuat ayah dan ibunya sering mengeluh sakit pinggang. Dan atap rumahnya yang bocor serta dipenuhi jamur parah sehingga memicu gangguan paru-paru sang ibu.

Dulu tidur alas kardus di kontrakan sempit, seorang wanita sukses bangun rumah mewah tanpa utang demi memuliakan orang tuanya berkat konsisten ngonten.Dulu tidur alas kardus di kontrakan sempit, seorang wanita sukses bangun rumah tanpa utang demi memuliakan orang tuanya berkat konsisten ngonten. Foto: Dok. Instagram @diasftri21.

Meskipun hidup dala keterbatasan, pemilik akun Instagram @diasftri21 tak menyerah. Hanya bermodalkan meja kecil, ring light, dan beberapa kotak kardus sebagai tempat menyimpan peralatan konten, dia mengais rezeki melalui media sosial.

Kegigihannya itu akhirnya berbuah manis. Dia berhasil memutus lingkaran kemiskinan tersebut dan bangga mempersembahkan rumah baru lengkap dengan ruang tamu yang indah demi memuliakan orang tuanya. Ia berhasil membangun rumah tersebut sebelum menginjak usia 25 tahun dari hasil kerja kerasnya sendiri tanpa mencicil ataupun berutang.

Dulu tidur alas kardus di kontrakan sempit, seorang wanita sukses bangun rumah mewah tanpa utang demi memuliakan orang tuanya berkat konsisten ngonten.Dulu tidur alas kardus di kontrakan sempit, seorang wanita sukses bangun rumah tanpa utang demi memuliakan orang tuanya berkat konsisten ngonten. Foto: Dok. Instagram @diasftri21.

Rumah baru ini menyuguhkan fasilitas yang jauh berbeda dari masa lalunya. Keluarganya telah memiliki kamar tidur sendiri yang nyaman, lengkap dengan pendingin ruangan sehingga tidak perlu lagi merasa kepanasan di dalam rumah. Rasa syukur yang mendalam juga terpancar saat ia memperlihatkan area kamar mandi barunya yang bersih, luas, dan modern.

Postingan tersebut mendapatkan banjir ucapan dari warganet hingga influencer Tanah Air yang memberikan selamat dan mendukung langkahnya.

"Kamu layak dapat kehidupan yang lebih baik. Selamat yaaa! Aku ikut bahagia lihatnya 💗 semangat yaaaaa." kagum @alodita.

"Hai kamu, aku mau ngucapin terimakasih sudah mau berjuang, ga lelah sama semua perjalanan yang dikasih Allah. Semua yang kamu dapat hari ini adalah bentuk kesungguhan dan proses perjuangan kamu dan keluarga. Tetap semangat terus ya karena perjuangan kamu gakboleh berhenti. ❤️," salut akun @dwihandaanda.

"Incredible! Proud of your perseverance, banyak orang bisa mulai tapi tidak bisa terus berjuang dengan konsistensi! 💗 well deserved!!" puji @nessiejudge.

"Kak masyaAllah, sehat selalu ya kak. Semoga Allah limpahkan rejeki buat kamu. Terima kasih banyak yaa kak," timpal akun @prilipiyii.

Dulu tidur alas kardus di kontrakan sempit, seorang wanita sukses bangun rumah mewah tanpa utang demi memuliakan orang tuanya berkat konsisten ngonten.Dulu tidur alas kardus di kontrakan sempit, seorang wanita sukses bangun rumah tanpa utang demi memuliakan orang tuanya berkat konsisten ngonten. Foto: Dok. Instagram @diasftri21.

Konfirmasi Wolipop


Di balik kesuksesannya saat ini, wanita bernama lengkap Diana Safitri ini ternyata telah melewati masa muda yang penuh dengan kerja keras. Kepada Wolipop, wanita asal Solo, Jawa Tengah ini menceritakan bahwa dirinya sudah mulai banting tulang sejak masih duduk di bangku SMK demi mencukupi kebutuhan sekolah dan membantu meringankan beban orang tuanya.

"Aku udah kerja dari SMK mulai dari jaga stand minuman boba, jadi guru les, jual basreng bojot, jualan online dan lain-lain buat bayar sekolah aku.. dan buat bantu ortu bayar hutang dikit dikit," ungkap Diana yang merupakan anak pertama dari dua bersaudara tersebut kepada Wolipop.

Meski harus bekerja paruh waktu sejak remaja, Diana tidak lantas mengabaikan pendidikannya. Ia tetap berjuang melanjutkan kuliah hingga berhasil meraih gelar Sarjana (S1). Semua itu ia lakukan di tengah kondisi orangtuanya yang sejak awal menikah belum pernah memiliki rumah pribadi dan selalu berpindah-pindah kontrakan.

Menemukan Jalan Lewat Kreator Konten

Titik balik kehidupan Diana dimulai ketika ia memutuskan untuk konsisten terjun sebagai kreator konten kecantikan sejak tahun 2023. Sebagai seorang yang introvert, platform digital tidak hanya menjadi ladang mencari nafkah, tetapi juga tempatnya berkembang dan menemukan ruang baru.

Kado termanis pun ia dapatkan tepat di hari ulang tahunnya yang ke-23 pada Desember 2025. Dia berhasil membangun rumah impiannya.

"Yang aku rasain setelah jadi content creator seneng banget banget banget karena ini salah satu pekerjaan yg aku mimpikan dari dulu. Aku yang introvert parah ngerasa ga punya temen jadi punya temen online dan alhamdulillah bisa mencukupi semua kebutuhan rumah," kata Diana.

Perubahan drastis dari kontrakan sempit ke rumah baru yang mewah sempat membuat Diana dan keluarganya mengalami culture shock. Alih-alih langsung bersenang-senang, mereka justru sempat menangis seminggu penuh dan merasa asing dengan kenyamanan yang baru dimiliki karena sudah terbiasa hidup berdesakan.

"Nggak nyangka sih bener-bener nggak nyangka. Satu minggu nangis karena udah biasa tidur bareng-bareng di kontrakan kecil bahkan semua baju ditaro di kardus, kasur juga bawahnya alas kardus, bocor. Dan sekarang punya tempat tinggal yang nyaman bahkan 3 hari pertama rasanya sungkan banget tinggal di sini, kayak bukan rumah aku, kayak rumah orang lain rasanya saking nggak nyangkanya," kenang Diana haru.

Kebahagiaan terbesarnya adalah saat melihat orang tuanya akhirnya bisa tidur di kasur yang empuk, memiliki lemari pakaian yang layak, serta mempunyai kamar sendiri.

"Dulu dapur sama ruang keluarga jadi satu, sekarang ada tempatnya sendiri-sendiri, punya tempat ngonten yg nyaman pokoknya seneng banget sampe gabisa berkata-kata," tambahnya.

Tumbuh di lingkungan dengan crab mentality (mentalitas saling menjatuhkan) dan terjebak dalam lingkaran setan utang 'gali lubang tutup lubang' tidak membuat Diana menyerah. Sebagai anak pertama yang harus mencari arah jalannya sendiri tanpa koneksi, ia menitipkan pesan mendalam bagi siapa saja yang saat ini sedang berjuang mengubah nasib keluarga.

"Bukan berarti nggak punya harapan buat bisa keluar dan ngajak narik semua keluarga mu buat lepas dari lingkungan setan ini, kalo bukan kita siapa lagi? Coba aja kalaupun nantinya gagal yang penting kita udah berusaha dan coba, aku yakin Allah nggak mungkin biarin hambanya yang udah sekeras ini ingin ubah nasib keluarganya dengan tangan kosong.. pasti ada hadiahnyaa...," pesannya penuh harap.

Diana dengan rendah hati menyatakan bahwa dirinya belumlah menjadi orang yang sukses atau kaya raya. Namun, ia bersyukur telah berhasil mencapai misi utamanya.

"Aku juga belum jadi orang hebat sekarang bukan orang kaya, bukan orang sukses tapi aku salah satu orang yang ingin menjadi manusia yang layak hidup di dunia ini, keluarga ku harus ngerasain hidup layak ngerasain bisa jadi manusia yang punya tempat tinggal yang nyaman," pungkasnya.

(gaf/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads