Viral Verificator
Viral Kisah Wanita Bogor Bergelar Sarjana Kerja Potong Rumput di New Zealand
Sebuah video yang memperlihatkan kisah inspiratif seorang wanita asal Indonesia yang bekerja sebagai operator mesin pemotong rumput di New Zealand viral di media sosial. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @nabilaayunz, wanita tersebut membagikan momen saat dirinya dengan piawai mengendarai traktor besar di tengah hamparan perkebunan anggur yang luas.
Dalam potongan video yang beredar, ia tampak santai mengenakan kacamata hitam dan headphone pelindung telinga sambil mengendalikan kemudi traktor di bawah langit cerah Selandia Baru. Pekerjaan yang kerap diidentikkan dengan kaum pria ini nyatanya mampu ia lakoni dengan sangat lihai demi mengais rezeki di negeri orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Plot twist hidup: ternyata aku bisa jadi orang yang dulu ga pernah aku bayangin 🥲🥹," tulis @nabilaayunz dalam keterangan postingannya, mengekspresikan rasa syukur sekaligus haru atas jalan hidup yang kini tengah ditempuhnya.
Unggahan wanita RI yang bekerja sebagai pemotong rumput di New Zealand sudah ditonton lebih dari 1,4 juta kali dan mendapatkan beragam komentar dari warganet.
"Ini yang dimimpikan 19jt orang di sini 😢," kata pengguna Instagram @sekitarbandungcom.
"Aku yg kerja kantoran liat ini. 🥹 mau bgt, kek maenan di game dlu harvest moon," takjub akun @noonanessa.
"Infonya dong kak gimana cara kerja di NZ?? 🔥," tanya akun @davidliu_photowork.
"Kejar target gaa kak biasanya?" penasaran @ell_danniel.
Melalui kolom komentar, @nabilaayunz menjawab pertanyaan netizen. "Engaa, udah ada speed nya jd udah ada estimasi bisa selesai berapa hektar Belum lg suka ada aja kendala di lapangan 😂 take it easy job nya hihiyyyy," tulisnya..
Konfirmasi Wolipop
Viral wanita RI bekerja jadi tukang potong rumput di New Zealand, akui tak menyangka jalani 'plot twist' hidup. Kisahnya menginspirasi netizen! Foto: Dok. Instagram @nabilaayunz. |
Wanita di balik video viral tersebut adalah Ayu Nabila, atau yang akrab disapa Nabila. Wanita berusia 31 tahun asal Bogor, Jawa Barat, ini merupakan lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Pakuan angkatan 2016.
Anak pertama dari empat bersaudara ini menceritakan bahwa video yang diunggahnya hanyalah sekelumit dari rutinitas barunya di luar negeri.
"Di balik video ini sebenarnya cuma potongan kecil dari keseharianku bekerja di kebun anggur di New Zealand. Jujur, aku tidak pernah punya rencana untuk bekerja di bidang ini, apalagi belajar mengendarai traktor," ungkap Nabila saat dihubungi Wolipop.
Nabila menjelaskan bahwa keberadaannya di Selandia Baru adalah untuk mengikuti sang suami, Eduardo. Menariknya, kisah cinta mereka terbilang unik karena dijodohkan oleh orang tua mereka.
"Aku kenal Eduardo karena mama kami teman SMA. Eduardo sendiri orang Indonesia, tapi dia dan keluarganya sudah menetap di New Zealand sejak tahun 2009. Jadi saat kami mulai menjalani hubungan, Eduardo sudah lebih dulu membangun hidupnya di New Zealand," kenang Nabila.
Setelah melangsungkan pernikahan di Indonesia pada tahun 2022, Nabila harus berjuang mengurus berbagai tahapan birokrasi visa untuk menyusul suaminya. Perjalanannya dimulai dari Visitor Visa, Partnership Work Visa, Partnership Resident Visa, hingga akhirnya pada Juni 2026 ini, ia resmi mengantongi Permanent Resident (PR) Visa New Zealand.
Seperti apa kisah Nabila yang jadi tukang potong rumput? Klik halaman selanjutnya!
Tantangan Bahasa dan Awal Mula Menjadi 'Vineyard Hand'
Mengawali hidup di negara baru tentu tidak mudah bagi Nabila. Setelah mendapatkan izin kerja pada tahun 2023, ia sempat kesulitan mencari pekerjaan akibat kendala bahasa.
"Aku sempat melamar ke beberapa tempat, tapi jujur saat itu kemampuan bahasa Inggrisku masih terbatas, jadi proses cari kerja lumayan menantang. Sampai akhirnya suamiku menanyakan pekerjaan untukku di tempat kerjanya," kata Nabila.
Peluang itu pun terbuka. Pada Juni 2023, Nabila resmi bekerja di perusahaan perkebunan anggur yang sama dengan tempat suaminya bekerja sebagai Vineyard Hand atau pekerja lapangan kebun anggur.
Meski awalnya awam dengan dunia pertanian, Nabila justru menemukan keseruan tersendiri. Karakteristik pekerjaan perkebunan anggur yang dinamis dan berubah mengikuti musim-mulai dari perawatan awal hingga masa panen-membuatnya tidak mudah bosan.
"Memang ada beberapa pekerjaan yang cukup berat dan menantang, tapi justru itu yang membuat pengalaman kerjaku di sini semakin berkesan dan bertumbuh jadi lebih tangguh," tuturnya.
Diajari Suami Menyetir Traktor
Viral wanita RI bekerja jadi tukang potong rumput di New Zealand, akui tak menyangka jalani 'plot twist' hidup. Kisahnya menginspirasi netizen! Foto: Dok. Instagram @nabilaayunz. |
Jika Nabila baru memulai kariernya di kebun anggur, sang suami, Eduardo, ternyata sudah menjadi Tractor Driver berpengalaman selama lebih dari 10 tahun di sana. Setelah satu tahun bekerja keras sebagai Vineyard Hand, kesempatan emas datang kepada Nabila ketika pihak manajemen memintanya belajar mengoperasikan traktor.
Tugas melatih Nabila pun diserahkan langsung kepada Eduardo. Awalnya, Nabila sempat dilanda rasa tidak percaya diri yang besar.
"Awalnya aku benar-benar tidak yakin bisa. Bahkan saat pertama kali ditawari belajar, aku sempat berpikir kalau pekerjaan itu bukan untukku. Tapi Eduardo terus meyakinkanku untuk mencoba," ujar Nabila.
Berbekal modal dasar bisa menyetir mobil manual, Nabila memberanikan diri naik ke kursi kemudi traktor besar. Perlahan tapi pasti, ketakutannya menguap seiring berjalannya waktu.
Tugas pertamanya adalah memotong rumput di area perkebunan, persis seperti yang terekam dalam video Reels miliknya. Kini, ia bahkan sudah mahir melakukan pekerjaan lain seperti mulching (pemulsaan) dan weed spraying (penyemprotan gulma) menggunakan traktor.
Menikmati Kehidupan yang Tenang dan 'Work-Life Balance'
Di luar jam kerjanya di perkebunan, Nabila tetap menjalani perannya sebagai ibu rumah tangga. Ia memasak, membersihkan rumah, dan mengelola beberapa kamar di kediamannya yang disewakan untuk menambah penghasilan. Semua tugas domestik tersebut ia lakukan bersama suaminya secara gotong royong.
Untuk melepas penat, Nabila dan Eduardo kerap menghabiskan waktu dengan bermain game, menonton film, menyalurkan hobi otomotif sang suami, hingga melakukan road trip singkat di akhir pekan. Bagi Nabila, kedamaian kota kecil di New Zealand memberikan kualitas hidup yang luar biasa.
"Salah satu hal yang paling aku suka dari hidup di New Zealand adalah suasana kota kecilnya yang tenang, bersih, dan damai. Pemandangannya indah hampir di mana-mana. Bahkan kadang kami tidak perlu pergi jauh untuk merasa refresh. Duduk santai di rumah sambil menikmati view di sekitar rumah saja sudah cukup bikin pikiran lebih tenang setelah bekerja. Kami berusaha menjaga work-life balance," jelasnya.
Melalui kisah hidupnya yang kini viral, Nabila ingin membagikan pesan mendalam kepada banyak orang bahwa ketidakpastian hidup tidak selamanya berujung buruk.
"Video reels ini sebenarnya mengingatkanku kalau hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana, tapi bukan berarti hasilnya buruk. Kadang jalan yang tidak pernah kita bayangkan justru membawa kita ke pengalaman dan kesempatan yang tidak pernah terpikir sebelumnya. Nggak semua hal harus langsung bisa di hari pertama. Kadang kita hanya perlu terus belajar, terus mencoba, dan menikmati setiap langkahnya. Karena saat melihat ke belakang, kita akan sadar sudah berjalan sejauh itu," pungkas Nabila dengan bijak.














































