ADVERTISEMENT

10 Pekerjaan 'Terburuk' di Dunia Tapi Gajinya Menggiurkan

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 30 Jun 2022 07:15 WIB
Teknisi sedang melakukan perawatan perangkat BTS 4G di atas menara di kota Bogor, Jawa Barat Jumat (13/3/2015). Saat ini XL terus Memperluas layanan 4G ke sejumlah kota-kota besar di Indonesia  termasuk di luar jawa. (Foto: Rachman Haryanto/detikcom) Ilustrasi Pekerjaan 'Terburuk'. Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Tidak ada pekerjaan yang buruk selama tidak merugikan siapapun atau melanggar peraturan apapun. Tapi sejumlah profesi dihindari karena melibatkan sesuatu yang menjijikan atau membahayakan nyawa. Namun sesuai dengan tuntutannya, 10 pekerjaan 'terburuk' ini juga menghasilkan gaji luar biasa. Apa saja?

1. Penguji Deodoran
Sebelum dijual, deodoran atau produk perspirant lain tentu harus diuji. Adalah pekerjaan seseorang untuk memastikan jika pemakainya sudah tidak bau badan setelah pakai produk itu. Caranya adalah dengan mencium ketiak para partisipan. Dikatakan jika penguji deodoran bisa mencium 60 ketiak dalam satu jam. Terdengar kurang menyenangkan tapi mereka digaji $100,000 atau Rp 1,4 miliaran per tahun.

2. Penguji Makanan Hewan Peliharaan
Tidak banyak orang yang pernah mencoba makanan hewan tapi bisa ditebak jika rasanya tidak seenak makanan manusia. Profesi penguji makanan hewan peliharaan menuntut seseorang untuk dapat mencicip dan menganalisa nutrisinya. Sesuai kemampuannya yang tak biasa, seorang penguji makanan anjing bernama Philip Wells mengaku bisa mengantongi pendapatan $68.800 atau Rp 1 miliaran.

3. Pembersih Muntah
Pekerjaan ini pasti dihindari kamu yang mudah jijik. Pembersih muntah adalah sebuah profesi betulan yang dijalani pria bernama RHys Owen di Taman Thorpe, Inggris. Ia bertugas membersihkan muntah orang-orang yang mual selesai naik roller coaster dan dibayar $25.000 (Rp 371 jutaan) per tahun.

4. Pembersih Kotoran Profesional
Pria bernama Tim Stone mengungkap profesinya sebagai pembersih kotoran anjing profesional. Gajiinya pun tidak sedikit yakni sekitar $76,900 (Rp 1,1 miliaran) per tahun. Tugasnya adalah mengambil kotoran di taman-taman dan membersihkannya. Ia bahkan menulis buku agar orang-orang bisa terinspirasi bisnis itu.

5. Podiatrist
Podiatris adalah dokter spesialis yang menangani perawat terkait kaki. Tak jarang mereka dihadapkan dengan luka-luka dan bau yang kurang menyenangkan apalagi dari para pasien diabetes. Dilaporkan jika gaji mereka bisa mencapai £126.000 atau Rp 2,2 miliaran per tahun.

6. Penjaga Istana Buckingham
Pekerjaan ini dianggap buruk karena membosankan. Para penjaga Istana Buckingham yang ikonik harus berdiam diri dengan posisi sigap dalam kondisi apapun. Mereka tak jarang juga harus berhadapan dengan para turis yang mengganggu. Meski begitu, gaji mereka diperkirakan sekitar $27.400 atau Rp 407 jutaan per tahun.

7. Teknisi Menara
Teknisi ini juga bukan pekerjaan untuk semua orang. Pekerjanya bukan hanya harus menguasai peralatan tapi juga tidak takut ketinggian dan bisa memanjat saat harus memperbaiki menara. Memastikan semua orang dapat menggunakan daya atau berkomunikasi dengan lancar, menurut Love Money, ia bisa digaji $45.000 atau Rp 668 jutaan.

8. Asisten Pelempar Pisau
Kamu mungkin pernah menonton aksi pesulap atau performer yang melempar pisau. Ketika latihan tentu harus ada seseorang yang harus menjadi 'korban'. Tentu bukan tanpa risiko, beberapa asisten yang menemani performer itu tentu pernah terluka karena salah sasaran. Berdasarkan sebuah iklan lowongan kerja, profesi itu menawarkan gaji $29.000 atau Rp 431 jutaan.

9. Penjaga Cat
Pekerjaan lain yang disebut terburuk di dunia karena membosankan adalah penjaga cat. Mereka bertugas untuk memperhatikan tembok yang sudah dicat sampai mengering seperti yang diinginkan. Peneliti Dr Thomas Curwen dibayar perusahaan Dulux untuk tugas tersebut dengan bayaran sekitar $61.406 atau Rp 912 jutaan.

10. Penguji Kentut Profesional
Dikatakan jika profesi penguji kentut sangat dibutuhkan di China. Penguji kentut profesional menggunakan ilmu dan teknik dari pengobatan tradisional China untuk mendiagnosa penyakit pasien dari aroma gas mereka. Dikatakan gajinya bisa mencapai $6.000 atau Rp 89 jutaan per bulan.

(ami/ami)