Kisah Wanita Resign dari Google & Beralih Jadi Guru Twerking, Gajinya Rp 1 M

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 09 Jun 2022 12:00 WIB
Bami Kuteyi Foto: Instagram Bami Kuteyi
Jakarta -

Google menjadi perusahaan impian banyak orang. Perusahaan teknologi itu dipandang prestis dan hanya menerima orang-orang pilihan. Tapi tampaknya itu saja tak cukup untuk membuat pekerjanya bertahan lama. Seorang wanita mengaku keluar dari Google untuk menjalani profesi unik yang lebih menyenangkan dan menghasilkan.

Wanita bernama Bami Kuteyi menceritakan profesinya sebagai instruktur twerking. Pekerjaan itu mungkin terdengar kurang berwibawa dibanding karier sebelumnya sebagai Eksekutif Marketing di perusahan Google. Meski begitu, Bayi merasakan kebahagiaan dengan kehidupan barunya dan mendorong orang-orang untuk mengikuti kata hati juga tidak berpatokan pada satu standar.

"Aku merasa lebih bebas dan punya kontrol dengan waktuku sendiri. Aku mengerti mengapa orang-orang mengirimiku pesan berkata mereka tidak akan pernah bisa melakukannya atau mereka terinspirasi untuk meninggalkan pekerjaan dan mengikuti mimpi mereka sendiri," katanya dilansir MyLondon.

Bami sebelumnya sudah bekerja selama bertahun-tahun di Google. Ia langsung diterima di sana setelah lulus kuliah. Tapi kemudian wanita 29 tahun tersebut menemukan minatnya yang lain yakni pada tari twerking yang dijadikan latihan olahraga. Ide itu diterlintas ketika Bami membuat kelas olahraga dengan teman-teman kantornya.

"Mendapatkan kerja di Google sangat menyenangkan. Aku ingat bilang pada teman-teman di universitas dan merasa aku hebat. Tapi ketika masuk Google aku merasa sulit berasimilasi dan menemukan suaraku di tempat yang aku tidak merasa diterima," tutur Bami.

Selagi merasa kurang cocok dengan perusahaannya, Bami untungnya tidak ragu untuk mencoba hal lain yang membawanya pada impian baru. "Aku ingin menciptakan ruang yang aman untuk semua orang dan hanya untuk datang dan bersenang-senang. Aku memulai kelas Bam Bam Boogie dan Twerk After Work selagi di Google dan itu sukses,"

"Orang-orang mengantre ingin mencoba, mengintip dari jendela dan itu menjadi hal paling populer yang kampus Google. Aku sukses (melakukannya) di Google,"

Pada 2018, ia mengambil risiko untuk meninggalkan Google dan lebih serius jadi guru twerking. Meski sempat kesulitan karena pandemi Corona, bisnis Bami bisa dibilang sukses. Kini ia berpenghasilan $125 ribu atau sekitar Rp 1,8 miliar per tahun. "Aku sangat tidak menyangka. Tahu bisnisku akan menghasilkan sebanyak itu membuatku berpikir wow, kam benar-benar sukses dan aku baru memulainya," kata Bami.

(ami/ami)