Kisah Petani Tanpa Tangan, Suami Bantu Makeup Hingga Pilih Tak Punya Anak

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 27 Okt 2021 07:30 WIB
Gayle Shann Foto: Facebook Gayle Shann
Jakarta -

Seorang petani mengungkap kisah hidupnya yang inspiratif. Wanita tersebut berhasil bangkit kembali setelah kehilangan kedua tangannya karena kecelakaan. Setelah hampir bunuh diri karena kondisi fisik yang tak lagi sempurna, wanita bernama Gayle Shann ini memutuskan untuk melanjutkan hidup. Kini ia bahkan bisa mengurus peternakan dengan kaki.

Kisah hidup wanita bernama Gayle Shann kembali difitur dalam acara Australian Story di stasiun televisi ABC. Sempat ramai diperbincangkan di 2003, kini program dokumenter itu menyoroti kemajuannya yang bahkan bisa mengendarai traktor dengan kaki. Wanita itu pun mengaku sudah menerima dan bahagia dengan tubuhnya.

Gayle ShannGayle Shann Foto: Facebook Gayle Shann

"20 tahun kemudian aku tidak pernah menyangka bisa sebahagia sekarang. Aku sudah terbiasa dengan tubuhku sekarang. Aku tidak mengontrolnya," katanya dilansir Dailymail.

"Hubungan kami jelas berbeda dari yang lain. Jika Gayle dan aku berargumen atau kesal akan sesuatu, dalam situasi kami aku lalu harus bangun dan menyikat gigi dan menghapus makeup-nya. Tidak ada waktu untuk mendinginkan (pikiran) yang mungkin dimiliki suami dan istri lainnya," ujar sang suami, Mac.

Gayle ShannGayle Shann Foto: Dok. ABC

Gayle sempat tidak menerima keadaan ketika tahu lengannya tidak berfungsi. Ia merasa tidak ada gunanya hidup dan hampir mencoba bunuh diri. Ketika itu, sang suamilah yang menjadi penyemangat sekaligus penolong. Pria tersebut membantunya melakukan berbagai hal termasuk merias wajah. Kisah cinta mereka menggugah hati banyak orang.

"Aku pikir itu adalah kombinasi kisah cinta yang menggugah hati orang dan Mac adalah orang yang turun tangan dalam hal perhatian yang membuat kami bisa tetap hidup di tempat kami sekarang. Aku pikir orang tertarik dengan dedikasi yang Mac tunjukkan padaku," ujar wanita 47 tahun itu.

Gayle ShannGayle Shann Foto: Dok. ABC

"Aku adalah gadis paling beruntung di dunia karena punya suami seperti Mac karena tidak semua pria mau melakukan apa yang dia lakukan," kata Gayle.

Meski tetap dibantu Mac untuk aktivitas sehari-hari, Gayle tidak ingin mengandalkannya dalam segala hal. Wanita yang tinggal di pedesaan itu bahkan masih bertani dan mengurus peternakannya. Ia merombak berbagai alat agar memudahkanya wanita tersebut bekerja.

Sayangnya karena keadaan mereka, Gayle dan Mac memutuskan untuk tidak memiliki anak. Meski mengaku kadang ada yang kurang, keduanya sepakat memilih untuk mengisi hidup bersama keponakan dan sepupu juga binatang-binatang yang mereka besarkan.

(ami/ami)