Cerita Wanita Aceh yang Viral Dulu Hidup di Rumah Bantuan Tsunami, Kini Tajir

Gresnia Arela Febriani - wolipop Kamis, 16 Sep 2021 08:38 WIB
Foto Shella Saukia yang viral di media sosial. Foto: Dok. Instagram @shellasaukiaofficial. Foto Shella Saukia yang viral di media sosial. Foto: Dok. Instagram @shellasaukiaofficial.
Banda Aceh -

Nama Shella Saukia mendadak viral di media sosial. Pasalnya ia mengungkap kisahnya dulu tinggal di rumah bantuan tsunami, kini hidup sukses dan mempunyai rumah mewah bak istana.

Kisah itu diungkapnya di akun TikTok pribadinya @shellasaukia. Dalam videonya Shella memperlihatkan tempat tinggalnya dulu yaitu rumah bantuan yang diberikan pemerintah pasca bencana tsunami. Kemudian video menampilkan momen dirinya hidup sukses dan mempunyai rumah dan mobil mewah.

"Tidak ada kata terlambat untuk menuju sukses. Ngontrak di rumah bantuan tsunami di tahun 2016, punya istana rumah impian tahun 2021," tulis akun TikTok @shellasaukia.

Hingga Rabu (15/9/2021) video tersebut sudah ditonton lebih dari 14,8 juta Views, mendapat 1,5 juta Views dan 7.040 komentar. Dalam kolom komentar TikTik Shella, warganet takjub dengan perubahan hidup wanita tersebut.

Viral dulu wanita ini tinggal di rumah bantuan tsunami Banda AcehViral dulu wanita ini tinggal di rumah bantuan tsunami Banda Aceh Foto: Dok. Instagram @shellasaukiaofficial.

Wolipop sudah mewawancarai Shella Saukia yang mengunggah kisahnya tersebut di TikTok. Ia mengatakan saat tsunami Aceh 26 Desember 2004 dirinya masih duduk di kelas 2 SMP.

"Kebetulan waktu tsunami saya berada di daerah Aceh Tengah bukan di Banda Aceh.. waktu itu saya masih kelas 2 SMP. Waktu pas tsunami kami sekeluarga takut dan panik kebetulan daerah ku jauh dari tempat kejadian tsunami," ujar Shella kepada Wolipop, Rabu (15/9/2021).

Setelah tsunami Aceh, Shella kehilangan rumah. Mereka pun kemudian menempati rumah bantuan dari pemerintah. Anak pertama dari empat orang bersaudara itu menceritakan awal mula bisa menempati rumah bantuan pemerintah tersebut.

"Di tahun 2014 saya merantau ke Banda Aceh. Merintis dari nol. Kebetulan waktu itu saya cuma mampu ngontrak di rumah bantuan tsunami. Karena kontrakannya murah dan bisa nyicil juga waktu itu," jelasnya.

Lalu bagaimana ceritanya ia bisa sukses hingga memiliki rumah bak istana? Klik halaman selanjutnya!

Selanjutnya
Halaman
1 2