Kisah Wanita Hampir Dipecat karena Sahabat yang Dendam, Penyebabnya Sepele

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 18 Jun 2021 14:15 WIB
Business woman Foto: iStock
Jakarta -

Media sosial bisa jadi sarana untuk mengekspresikan diri bahkan dapat mendatangkan gaji. Tapi tak jarang kehadirannya juga membuat depresi karena komentar atau perilaku jahil yang mencoba untuk menyakiti. Seorang wanita mengungkap pengalamannya di-bully online oleh orang yang tidak dikenali. Sampai suatu saat ia menemukan bahwa pelakunya adalah sahabat sendiri.

Seorang wanita bernama Kelly menceritakan pengalamannya dirundung di media sosial. Kepada Mamamia, wanita yang bekerja di childcare tersebut mengaku mulai mendapatkan email dari 'orangtua' yang protes mengenai sikapnya pada sang anak. Tak lama kemudian, kantornya juga mulai menerima foto Kelly menggenggam gelas sampanye dengan tulisan, 'Apa ini orang yang kalian mau untuk bekerja dengan kalian?'.

Kelly pun terkejut karena foto itu diambil dari Instagram yang di-setting 'private'. Dan tak lama kemudian, serangannya semakin parah. Orang tersebut mulai beralih ke media sosial tempat kerjanya dan meninggalkan komentar tidak menyenangkan, termasuk menuduh Kelly seorang pedofil yang bisa membuatnya dipecat.

Selama berbulan-bulan, wanita itu pun sering mendapat komentar online mengenai penampilannya dari akun-akun Instagram dan Facebook 'private'. Tak hanya kepada Kelly dan kantornya, orang tersebut bahkan mencoba menghubungi pacar, keluarga, dan teman-teman dan mengatakan hal-hal buruk tentang wanita itu.

Ketika mengalami perundungan oleh orang tak dikenal ada satu temannya bernama Lucy yang selalu tampak peduli dan khawatir. Lucy pun hampir setiap hari menanyakan kabarnya. Sampai suatu hari mereka sedang bersama dan Kelly mendapat laporan bahwa tunangannya berselingkuh. Dan keesokan hari, ia mendapati masalah cintanya itu diposting di Facebook. Dari situ diketahui bahwa Lucy adalah orang di balik bullying yang dialaminya selama sembilan bulan.

"Aku mengatakan padanya aku tidak ingin mencoba menyakitinya seperti dia menyakitiku tapi dia tidak lagi jadi bagian dari hidupku," kata Kelly.

Ketika dikonfrontasi, Lucy awalnya mengelak tuduhan itu. Kelly pun mengancam akan lapor polisi jika ia mencoba untuk menghubunginya. Dan sejak saat itu Lucy tak pernah terlihat lagi.

Apa yang menyebabkan Lucy bertindak demikian, Kelly menduga karena mantan sahabatnya itu marah ketika pernah tidak diundang hangout. "Lucy menjadi kesal dan marah selama berminggu-minggu dan sering menghukumku di acara-acara sosial, terus mengucilkanku dalam percakapan atau berkomentar mengenai penampilan," kata Kelly.

Sejak saat itu, Kelly mulai menjauhi Lucy. Namun Lucy kembali mengontaknya sejak muncul komentar-komentar jahat mengenai dirinya di tempat kerja. Karena itu, Kelly semakin yakin Lucy lah dalang di balik semuanya.

(ami/ami)