Kisah Masa Kecil Orang Terkaya di Asia, Pernah Tinggal Sekamar dengan 9 Orang

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 04 Jun 2021 10:43 WIB
Mukesh Ambani, India Foto: Reuters
Jakarta -

Mukesh Ambani adalah salah satu orang terkaya di dunia dan disebut sebagai yang paling berharta di Asia. Perjalanannya menjadi seorang miliuner menjadi salah satu kisah sukses pengusaha inspiratif. Diketahui bahwa Mukesh awalnya tidak datang datang dari keluarga kaya raya. Ia pernah hidup sederhana yang membuatnya harus tinggal di rumah satu kamar dengan sembilan orang ketika kecil. Berikut beberapa fakta mengenai masa kecil Mukesh Ambani yang tidak bisa dibilang mudah.

Mukesh Ambani Dimotivasi Oleh Ayahnya
Keluarga Mukesh yang sempat tinggal di Yaman kembali ke India karena ayahnya ingin memulai bisnis rempah-rempah dan tekstil. Ayah dari pemilik saham terbesar di Reliance Industries itu pun menjadi contoh sekaligus motivasinya untuk sukses. Dalam sebuah wawancara, ia mengaku suka duduk bersama ayahnya selama berjam-jam selagi melihatnya membuat keputusan bisnis. Pria 64 tahun itu pun selalu berterima kasih padanya karena memotivasi untuk tetap fokus dan mencapai puncak.

Sempat Hidup Miskin
Kini Mukesh Ambani dan keluarganya tinggal di salah satu mansion paling mahal di dunia. Tapi ada kalanya dalam hidup ia harus tinggal dengan sembilan orang di rumah satu kamar. Meski begitu, masa-masa tersebut dianggapnya sebagai salah satu kenangan paling manis ketika kecil. Walau kurang nyaman dibandingkan sekarang, Mukesh mengaku saat itu selalu merasa aman di sana.

Mukesh Ambani Punya Ayah yang Galak

Keluarga AmbhaniKeluarga Ambhani Foto: Twitter

Ayah Mukesh, Dhirubhai Ambani merupakan pendiri dari perusahaan Reliance Industries yang bergerak di sektor energi. Ia dikatakan adalah salah satu sosok paling dihormati di India. Meski begitu, ayah empat anak tersebut bisa jadi pemarah ketika melihat anak-anaknya bersikap tidak menyenangkan. Dilansir SCMP, pernah suatu kali Mukesh dan saudaranya dikunci di garasi karena bertingkah nakal saat ada tamu dan hanya ditinggalkan air dan roti. Sejak saat itu mereka tak pernah lagi bersikap demikian.

Melihat Ayahnya Sakit
Mukesh dan ayahnya cukup dekat. Karena itu, ia sangat bersedih ketika melihatnya sakit. Sambil menangis, miliuner tersebut menceritakan bagaimana ia menyaksikan stroke pertama Dhirubhai. Ketika sedang menonton pertandingan kriket, tiba-tiba ayahnya mengeluh sakit punggung lalu tak sadarkan diri. Saat akhirnya sadarkan diri, Dhirubhai mengatakan, 'Jangan khawatir, aku akan baik-baik saja,'. Sayangnya saat mengalami stroke untuk kedua kalinya, pria itu meninggal di usia 69 tahun.

(ami/ami)