Kisah Sukses 5 Pengusaha yang Bersaing Jadi Wanita Terkaya China

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 22 Mei 2021 15:00 WIB
Foto: Longfor Properties Foto: Longfor Properties
Jakarta -

Berdasarkan data terbaru terungkap bahwa China adalah rumah bagi dua per tiga miliuner wanita di dunia. Bisa dibilang jika negara tersebut memproduksi paling banyak pengusaha wanita. Tak hanya mereka yang mewarisi perusahaan orangtua atau suami, cukup banyak bos wanita inspiratif yang membangun sendiri kerajaan bisnis mereka. Berikut lima pengusaha yang bersaing jadi wanita terkaya China.

Wu Yajun, Dulu Kerja di Pabrik Kini Jadi Pengusaha Real Estate

wu yajunwu yajun Foto: Longfor Properties

Wu Yajun menjadi salah satu kisah sukses dari miskin jadi kaya yang dikenal publik. Mantan CEO Longfor Group Holdings memulai karier dengan bekerja di pabrik dan digaji $16 atau sekitar Rp 225 ribuan per bulan. Sekarang kekayaannya diprediksi mencapai $8,3 juta atau Rp 116 miliaran dan menjadi salah satu wanita terkaya dengan usaha sendiri.

Ketika berusia 24, Wu Yajun beralih karier sebagai jurnalis yang fokus pada berita real estate. Selama lima tahun menjadi wartawan, Yajun mendapat banyak informasi mengenai industri tersebut dan pada 1993 ia terinspirasi untuk membangun Longfor dengan suaminya Cai Kui setelah menemukan banyak masalah di apartemen mereka.

Kini Wu Yajun memang sudah turun sebagai CEO Longfor Group Holdings tahun lalu. Ia menyerahkan jabatan yang dipegangnya selama 11 tahun tersebut kepada anak perempuannya, Cai Xinyi, yang dilaporkan masih berusia 20an awal. Longfor sendiri adalah perusahaan real estate yang beroperasi di 47 negara.

Zhou Qunfei, Wanita Terkaya yang Tak Lulus SMA

Zhou QunfeiZhou Qunfei Foto: Lens Technology

Zhou Qunfei memiliki masa kecil yang tidak mudah. Wanita asal Hunan, China tersebut kehilangan ibunya di usia lima tahun kemudian ayahnya menjadi buta dan kehilangan jari karena kecelakaan di pabrik. Ia pun harus berjuang untuk mencari makan sendiri bahkan selalu berpikir bagaimana caranya mendapatkan makanan selanjutnya sehingga putus sekolah di usia 16 tahun untuk pekerja di pabrik kaca.

Di 1993, ia dan delapan anggota keluarganya membangun sebuah usaha percetakan dengan uang tabungannya. Di apartemen yang menjadi tempat tinggal sekaligus tempat usaha, ia lalu membuat perusahaan pertamanya yang 10 tahun kemudian menjadi pabrik kaca Lens Technology. Pabrik kaca itu lah yang membuatnya menjadi wanita terkaya dengan usaha sendiri. Lens Technology sendiri telah memproduksi kaca untuk Motorola, Tesla, Apple, Samsung, dan Huawei.

Selanjutnya
Halaman
1 2