Kisah Tragis Istri Dibunuh Suami karena Tolak Berhenti Kerja dan Jadi IRT

Hestianingsih - wolipop Selasa, 13 Apr 2021 10:42 WIB
The greatest fear, an intruder in the house. Foto: iStock
Delhi -

Kisah mengenaskan dialami seorang wanita asal India bernama Neelu Mehta. Gara-gara menolak berhenti kerja dan jadi ibu rumah tangga, ia ditusuk berkali-kali oleh suaminya, hingga meninggal dunia.

Peristiwa ini terjadi di Delhi, India, pada siang bolong. Neelu ditikam dengan pisau oleh suaminya, Harish Mehta, hingga 25 tusukan di jalanan umum.

Kejadian itu disaksikan banyak orang dan beberapa ada yang merekam video. Namun tidak ada satu pun orang yang berani menolong Neelu.

Menurut laporan The Tavta India, Harish masih saja menusuknya bahkan setelah Neelu tidak bergerak dan bersimbah darah. Setelah membunuh istrinya, pria yang bekerja di kantor urusan agama itu dengan santainya 'istirahat' di tepi jalan dan bebas berkeliaran tanpa ada yang coba menghadangnya.

Seperti diberitakan World of Buzz, polisi baru datang pascapenusukan setelah menerima laporan dari warga lokal. Harish langsung diamankan polisi sementara Neelu dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya sudah tak tertolong.

Suami Kesal karena Istri Menolak Resign

Harish mengatakan kepada polisi kalau dia tidak suka dengan pekerjaan Neelu di Rumah Sakit Safdarjung. Dia menginginkan istrinya itu jadi ibu rumah tangga sepenuhnya.

Namun wanita 26 tahun itu menolak dan bersikeras terus menjadi wanita karier. Harish pun curiga kalau istrinya punya selingkuhan di tempat kerja.

Kecurigaannya semakin kuat ketika Neelu pergi dari rumah dan tinggal bersama orangtuanya. Sebab pertengkaran selalu terjadi soal pilihan karier sang istri.

"Dia curiga istrinya selingkuh dan marah karena tidak mau berhenti kerja. Wanita tersebut tinggal bersama orangtuanya di Budhh Vinar. Pada Sabtu pukul 2 siang, dia (Neelu) baru pulang kerja ketika Harish mendatanginya dan menikamnya berkali-kali," Deputi Pranav Tayal.

Harish tidak melakukan perlawanan maupun mencoba kabur saat ditangkap. Dia bahkan tidak menunjukkan penyesalan dan berkata kalau Neelu 'pantas menerimanya.'

(hst/hst)