Bos Nike Resign Usai Anaknya Habiskan Uang Rp 1,8 M untuk Beli Sneakers

Vina Oktiani - wolipop Rabu, 03 Mar 2021 21:00 WIB
Ilustrasi tali sepatu lepas Ilustrasi Sepatu / Foto: Thinkstock
Jakarta -

Vice President sekaligus General Manager Nike Amerika Utara, Ann Hebert, memutuskan mengundurkan diri usai kabar mengenai sang anak beredar luas. Putranya itu dikabarkan menghabiskan sekitar Rp 1,8 miliar untuk membeli sepatu sneakers. Sepatu yang dibeli oleh putranya itu juga merupakan sepatu edisi terbatas.

Seperti dikutip dari India Times, sang anak diketahui membeli sepatu edisi terbatas itu dengan menggunakan kartu kredit milik Ann. Karena hal itu, Ann yang sudah bekerja selama 25 tahun di perusahaan tersebut memilh untuk mengundurkan diri. Pihak perusahaan sendiri telah mengatakan akan segera mencari bos baru untuk Nike Amerika Utara.

Ann dituduh terlibat setelah laporan dari Bloomberg Businessweek mengungkapkan bahwa putranya, Joe Herbert, melakukan pembelian online 600 pasang sepatu sneakers Adidas Yeezy Boost 350 Zyon edisi terbatas sesaat setelah dirilis. Sepatu sneakers itu adalah salah satu yang paling banyak dicari dan disukai.

Tak hanya itu saja, kabarnya Joe juga seringkali membeli sepatu dengan harga diskon untuk dijual kembali. Diketahui bahwa Joe memang sedang menjalankan bisnis reseller sepatu bernama West Coast Streetwear. Banyak yang kemudian menduga bahwa jabatan Ann lah yang membuat Joe bisa bisa dengan mudah memperoleh akses ke sepatu-sepatu edisi terbatas itu.

Menurut laporan dari New York Daily News, Joe bisa mendapatkan keuntungan hingga lebih dari Rp 285 juta saat menjual sepatu-sepatu tersebut. Dilansir dari The New York Times, Ann Hebert sendiri sebenarnya telah menginformasikan kepada perusahaan tempatnya bekerja mengenai usaha sang anak. Pihak Nike saat itu telah menyetujuinya dan mengatakan bahwa tidak ada pelanggaran.

(vio/vio)