Tak Punya Printer, Siswa Kelas 1 SD Gambar & Tulis Materi Sekolahnya Sendiri

Vina Oktiani - wolipop Kamis, 13 Agu 2020 11:26 WIB
Siswa kelas 1 SD yang menulis dan menggambar materi sekolahnya sendiri karena tidak memiliki printer. Foto: Facebook / Adly Razali
Jakarta -

Pandemi Corona telah memberikan dampak yang signifikan bagi kehidupan kita. Hampir seluruh kalangan masyarakat mengalami dampak tersebut, salah satunya adalah para pelajar yang masih bersekolah. Dengan adanya pandemi, kebanyakan sekolah kini memberlakukan kelas online. Namun sayang, cara tersebut terkadang justru bisa menyulitkan, khususnya bagi para pelajar yang tidak memiliki fasilitas memadai untuk mengikuti kelas online, seperti pelajar yang satu ini.

Seorang pelajar di Malaysia ini mendadak menjadi viral setelah kisahnya dibagikan oleh guru yang mengajarnya di Facebook. Kisah tersebut dibagikan oleh pemilik akun Facebook bernama Adly Razali pada 10 Agustus 2020.

Dalam postingannya itu, Adly memperlihatkan hasil pekerjaan siswanya yang rela menulis dan menggambar materi sekolahnya secara manual karena tidak memiliki printer. Pada unggahan tersebut Adly juga menerangkan bahwa yang lebih mengesankannya lagi, anggota keluarga dari muridnya itu juga turut serta membantu dan mendukungnya.

Kerja sekolah PKP tempoh hari Murid sy tahun 1 tiada printer Tp bgs keluarganya siap tlg lukis Arahan kerja asalnya...

Dikirim oleh Adly Razali pada Senin, 10 Agustus 2020

"Kerja sekolah PKP tempoh hari
Murid sy tahun 1 tiada printer
Tp bgs keluarganya siap tlg lukis
Arahan kerja asalnya xperlu lukis hanya tulis sahaja (bg yg tiada printer) tp abe2 kak2 dio tolong lukis
Banggo cikgu!
Semoga menjadi insan hebat suatu hari nanti anokkk weyh... ," tulis keterangan dalam postingan tersebut.

Hingga saat ini postingan tersebut telah dibagikan sebanyak 221 kali. Tidak sedikit netizen yang mengaku ikut merasa bangga dan memuji keluarga dari murid tersebut.

"Bgsnya family dia," komentar salah seorang netizen.

"Banggo blh cikgu po li..," komentar lainnya.

Kabarnya murid tersebut bernama Muhammad Zuhair bin Mohd Adnan. Zuhair yang merupakan murid kelas satu itu mendapat bantuan dari para anggota keluarganya untuk menulis dan menggambar materi-materi di sekolahnya. Sehingga tidak memiliki printer bukan lagi menjadi hambatan bagi Zuhair.

Semangat Zuhair yang tinggi itu membuat sang guru merasa kagum dan bangga padanya. Adly berharap kelak Zuhair bisa menjadi orang yang hebat dan sukses, serta dapat menjadi contoh bagi para siswa siswi lainnya.

(vio/vio)