Pakai Dress Pendek Saat Kerja, Anggota DPR Millennial Korsel Dapat Kecaman

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 10 Agu 2020 13:39 WIB
Ryu Ho Jeong Foto: Instagram @ryuhojeong92
Jakarta -

Anggota DPR Korea Selatan, Ryu Ho Jeong, belakangan jadi perbincangan karena busananya. Politikus millennial tersebut dikritik karena cara berbusananya yang dianggap kurang pantas ketika hadir di parlemen. Dalam sejumlah foto yang beredar, Ryu Ho Jeong memang mengenakan baju yang terlihat kasual yakni dress di atas lutut dan sneakers. Meski terlihat chic, ia mendapat hujatan yang bahkan yang bernada seksis.

Dalam sebuah pertemuan di parlemen minggu lalu, Ryu Ho Jeong yang merupakan anggota DPR termuda di Korea Selatan itu tampak stylish dengan dress merahnya. Mengenakan masker kuning, gayanya semakin mencuri perhatian apalagi di tengah kebanyakannya rekan pria yang kebanyakan menggunakan setelan jas. Ketika fotonya beredar, wanita 28 tahun tersebut mendapatkan banyak serangan online.

"Dia terlihat seperti datang ke kantor parlemen untuk mengambil bayaran minuman alkohol," tulis sebuah komentar di forum Facebook dilansir Yonhap News. "Tugas dari seorang pekerja publik diperhatikan semua masyarakat, jadi mereka seharusnya tetap berpakaian formal selagi melakukannya," kata mahasiswa Jung Yoo Jin dilansir ABC News.

Karena gaya berpakaiannya, Ryu Ho Jeong juga mendapat sejumlah komentar bernada seksis dan misoginis, seperti menyebutnya wanita panggilan hingga pekerja bar.

[Gambas:Instagram]



Ryu sendiri telah mendengar mengenai kecaman yang dialamatkan kepadanya karena dress merah tersebut. Politikus itu pun tampaknya tidak terlalu mengambil pusing. Ia pun mengatakan jika pemerintahan tidak dibangun dari busana formal.

"Majelis Nasional didominasi oleh pria-pria paruh baya di usia 50an dan aku ingin mendobrak praktek mengenakan setelan hitam dan dasi dengan memakai baju kasual," katanya dilansir ABC News.

"Bagiku, Majelis Nasional adalah tempat bekerja. Aku memakai apa yang aku percaya nyaman untuk bekerja," tambahnya.

Ryu sendiri merupakan bagian dari gerakan wanita Korea Selatan yakni kampanye 'Keluar dari Korset'. Kampanye itu menentang standar kecantikan di Negeri KPop di mana wanita diharapkan tampil cantik dengan pakai makeup, skincare, bahkan operasi plastik.

[Gambas:Instagram]



Mengingat usia dan gendernya, wajar pula jika Ryu Jo Hyeong memilih busana demikian dari pada setelan formal. Karena itu, keputusan Ryu untuk bergaya kasual saat bekerja pun tak sepenuhnya mendapat kecaman. Beberapa menganggap jika anggota DPR millennial tersebut merepresentasikan kaumnya dan pendukungnya.

"Aku melihat busana Ryu sebagai representasi dari orang-orang di usia 20an. Ryu mengenal para pendukungnya dan tahu bagaimana menyatukan orang-orang itu dengan mewakili mereka di Majelis Nasional," kata dewan di departemen Pengembangan Karier Sosiologi Universitas Wanita Ewha, Lee Joo Hee.

"Aku tidak setuju dengan kritikan berlebihan pada apa yang dia pakai. Aku mengapresiasinya karena mendobrak kekakuan dan otoritarianisme berlebihan di dalam Majelis Nasional," kata anggota Ko Min Heong di Facebook.

Walau jadi kontroversi, dress cantik bermotif kotak-kotak dan aksen layering yang dipakai Ryu Ho Jeong itu langsung banyak dicari para wanita. Busana dari brand lokal Korea Jucy Judy itu pun dilaporkan sold out tak lama setelah diperbincangkan.

[Gambas:Instagram]





Simak Video "Gaya Krisdayanti Berkebaya Merah di Pelantikan Anggota DPR RI"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)