Viral Curhat Mahasiswa Soal Dosen Tak Mau Kasih Nilai A karena Kuliah Online

Gresnia Arela Febriani - wolipop Kamis, 09 Jul 2020 11:21 WIB
kerja sambil kuliah Ilustrasi kuliah online. Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes.
Jakarta -

Di tengah pandemi Corona, berbagai kampus di Indonesia menerapkan sistem perkuliahan berbasis daring, kuliah online atau disebut juga e-Learning. Namun kuliah online ini dirasa mahasiswa banyak kendalanya. Salah satunya mengenai penilaian.

Belum lama ini seorang mahasiswa curhat mengenai sistem penilaian yang dibuat dosen. Gara-gara kuliah online, dosennya enggan memberikan nilai A pada para mahasiswa.

Mahasiswa yang geram ini pun mengungkapkan di Twitter perkataan sang dosen yang tidak mau memberikan nilai A tersebut. Sang dosen mengatakan tidak memberikan nilai A karena merasa proses belajar selama kuliah online tidak maksimal.


"Assalamualaikum, nilai sudah saya input tadi malam, dan saya informasikan tidak ada yang mendapatkan nilai A. Kenapa? karena proses belajar mengajar kita yang tidak maksimal Di masa COVID-19 ini. Bisa saja saya memberikan nilai A untuk semuanya, tapi untuk apa nilai A, kalau saya sendiri menyadari materi yang disampaikan tidak maksimal. Untuk nilai yang kalian peroleh itu sudah Fix dan tidak dapat diubah lagi. Harap tetap menjaga sopan santun. Tidak ada gunanya kalian punya IPK 4 kalau softskill tidak dijaga. Terimakasih," tulis akun Twitter @collegemenfess, Senin (6/7/2020).

Collegemenfess merupakan akun Twitter yang kerap mengunggah ulang curhat para mahasiswa. Pada akun Twitter ini, sederet curhatan para mahasiswa mengenai kuliah online terpampang.

Ketika dikonfirmasi Wolipop, Tia dari akun Twitter @collegemenfess mengatakan cuitan mengenai dosen yang tak mau memberikan nilai A itu dikirimkan salah seorang followers mereka dengan nama akun @bubbleteacha. Pemilik akun Twitter @bubbleteacha pun menjelaskan bahwa dosen yang tak mau memberikan nilai A selama kuliah online berlangsung itu menurutnya juga tidak maksimal dalam mengajar. Sang dosen nyaris tidak pernah hadir saat kuliah online berlangsung.

kuliah onlineTweet kuliah online Foto: Twitter @collegemenfess.


"Bikin GC (group chat) juga udah mau dekat UAS. Aku juga tersinggung di bagian kata terakhirnya. Aku nanya ke beliau apa aja kesalahanku di PC (private chate) dan beliau balas di GC (group chat)," tulis akun @bubbleteacha, Senin (6/7/2020).

Postingan itu pun hingga Rabu siang sudah mendapatkan lebih dari 2,5 ribu Likes, 342 Retweets dan 198 komentar. Warganet menanggapi beragam sistem penilaian yang dibuat dosen tersebut, ada yang pro dan kontra.

"Gini loh maksud dosennya. Kenapa gak maksimal? Iya karena cuma natap layar sama tugas tertulis.. Yang seharusnya ada praktikum dan lain-lain (ini yang mendukung nilai A tersebut). Gue setuju sih sama dosennya, Karena kalau cuma duduk dengerin dosen terus tugas doang mah ga bakal memperdalam ilmunya.." kata akun @changbinniewife.

"Gua tau disisi lain sebagai mahasiswa kita sudah berusaha keras dengan keadaan begini, tp gua liat sisi dari dosen nya bagus. Kenapa bagus? Karena nilai A itu nilai yg berat buat dosen kasih ke mahasiswa apa lagi kondisi kaya gini, ini soal tanggung jawab ketika kita dapet nilai A bisa gak pertanggung jawabin untuk matkul berikutnya yang saling berhubungan, karena ini soal ilmu ketika kalian terapin entah untuk kerja, magang ataupun kerja praktek," saut akun Twitter @icemilkthaitea.

"Dalam kondisi begini kalo jawaban sudah baik/benar dan tepat kenapa tidak kasih A? Kan sudah berusaha juga untuk belajar secara maksimal di kondisi begini ????? Proses belajar tidak maksimal juga bukan kemauan mahasiswa..... Terus kok jadi nilai mahasiswa yang dibatasin?" tanya akun @suxeyy.

Bagaimana kalau menurut kamu? Apakah setuju dengan sistem penilaian dosen tersebut?




Simak Video "RIP Bob Trending, Kucing yang Bantu Majikannya 'Melawan' Narkoba"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)