Liputan Khusus Drama Kuliah Online

Viral Curhat Mahasiswa yang Nilainya Turun Gara-gara Kuliah Online

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 27 Jun 2020 14:11 WIB
Studio shot of an attractive young woman looking thoughtful while using a laptop against a blue background Ilustrasi drama kuliah online. Foto: Getty Images/PeopleImages
Jakarta -

Pandemi virus Corona membuat aktivitas belajar mengajar diadakan dengan pertemuan non tatap muka atau kuliah online secara streaming. Sistem belajar online ini cukup banyak mendapat keluhan dari para siswa, mulai dari yang duduk di sekolah dasar hingga universitas.

Kali ini giliran para mahasiswa yang ramai-ramai mengeluhkan hasil kuliah online mereka. Salah satunya curhat viral seorang mahasiswa dengan nama Amanda di Twitter.

"Kuliah online bukannya nilai makin bagus, malah makin ***. Kuota abis, ilmu ga dapet, tugas numpuk, begadang tiap hari tp nilai kek setan," unggahnya pada Senin (22/6/2020).

Tweet Amanda itu disambut meriah mahasiswa lainnya yang bernasib serupa. Hingga kini tweet tersebut sudah di-retweet lebih dari 11.900 kali dan diserbu lebih dari 1.000 komentar.

Saat dikonfirmasi Wolipop, Amanda yang kuliah di salah satu universitas di Padang, Sumatera Barat itu mengaku setelah kuliah online, nilainya semakin menurun. Dia juga merasakan ugasnya semakin menumpuk dan menjadi lebih sering begadang.

Ilustrasi kuliah onlineTweet viral soal drama kuliah online Foto: Dok. Twitter

Amanda mulai kuliah online sejak akhir Maret 2020. Dia awalnya mengira kuliah online ini hanya berlangsung sesaat, namun ternyata berlangsung terus hingga sekarang.

"Aku nggak terima banget sih sebenernya dan banyak banget di luar sana yang nggak terima karena penyelenggaraan kuliah onlinenya bener-bener nggak efektif, Itu yang kurasain," ungkap Amanda saat dihubungi oleh Wolipop, Selasa (23/6/2020).

Demi menjalani kuliah online, Amanda mengaku dia harus menyiapkan kuota yang banyak. Pastinya dia juga menyiapkan laptop.

"Aku harus siap-siap begadang tiap hari karena sejak pertama kuliah online sampe hari terakhir UAS tuh nggak ada seharipun yang terlewatkan tanpa tugas," curhatnya.

Merasa kuliah online yang dijalani sangat berat dan ternyata nilainya malah semakin turun, Amanda pun menuliskan keluh-kesahnya di Twitter yang kini viral. Amanda mengungkapkan alasannya kenapa dia sampai curhat di Twitter.

Unpad gelar kuliah online buat mahasiswa asal TiongkokIlustrasi kuliah online. Foto: Istimewa

"Kemaren awalnya aku dapet kabar kalo lembar hasil studi (LHS) sudah keluar. Jadi aku buru-buru liat nilaiku di portal. Aku semangat dan ngarep banget IPK aku semester ini naik karena aku ngerasa udah total banget ngerjain semua tugas dan ngikutin kuliah online. Kalau IPK aku nggak jauh dari IPK semester sebelumnya, mungkin aku nggak akan ngetweet kayak gitu. Tapi setelah aku liat LHS-nya, IP aku jauh banget turunnya sampe nyentuh angka 2. Karena selama ini aku nggak pernah dapet segitu," tutur Amanda yang sebelumnya memiliki IPK 3,4 itu.

Amanda sangat kaget dengan hasil akhir yang didapatnya karena dia merasa sudah sangat total dalam mengerjakan tugas kuliah. "Aku tahu uang kuliah tunggal (UKT) mahal dan juga aku nggak siap buat ngulang mata kuliahnya karena aku udah semester 6. Jadi ya gitu, aku kesel dan spontan aja gitu. Dan juga kebetulan kami udah komplain sama dosennya dan nuntut janji universitas yang katanya bakal kasi nilai B paling rendah buat yang ngikutin semua rangkaian kuliah online, cuma ternyata nihil," paparnya panjang lebar.

Setelah Amanda menuliskan curhatnya di Twitter dan menjadi viral, para mahasiswa lainnya pun ikut menumpahkan keluh-kesah mereka di Twitter. Salah satu mahasiswa yang juga merasakan nilainya turun setelah kuliah online adalah Julian, mahasiswa jurusan keperawatan di salah satu universitas di Solo.

"Nilai lumayan ada perubahan dan itu ke arah yang menurun karena penyesuaian dari sistem onlinenya itu sendiri. Yang tadinya paling kecil AB sekarang bisa ke B- atu C+," katanya.

Julian pun meluapkan curahan hatinya lewat Twitter tentang kuliah online. "Kuliah online, dosen ngaa pernah ngajar sekali pun, ngasih tugas seabrek, yang dinilai buat KHA cuman tugas terakhir. Ternyata beneran ada dosen yang sebecanda itu," tulis Julian Kamis (25/6/2020).

Mahasiswa lainnya yang merasakan hal yang serupa adalah Ferdy. Saat menjalani kuliah online ia merasa kurang memahami materi dan jadwal mata kuliahnya sering bentrok satu dengan yang lainnya.

"Ada beberapa dosen yang nggak ngejelasin tentang materi yang dipelajarin, malahan ada yang nggak kasih materi sama sekali," keluhnya saat dihubungi Wolipop melalui WhatsApp, Rabu (24/6/2020).

Mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang itu menambahkan ada beberapa mata kuliah yang tak efektif ketika diberikan lewat kuliah online. "Saat pertama kali tahu bakal kuliah online, rasanya bakal aneh dan ternyata beneran karena mungkin juga baru pertama kali ngerasain. Anehnya karena ada beberapa mata kuliah yang memang nggak cocok aja kalo dibikin online," ucapnya.

Bagaimana dengan kamu? Apakah juga merasakan drama kuliah online seperti tiga mahasiswa di kisah ini? Share cerita kamu yuk di kolom komentar.



Simak Video "10 Universitas Terbaik Indonesia 2020 Versi Webometrics"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)