Kata Pakar, Ini Untung Rugi Lulus 3,5 Tahun Tapi Tak Ada Pengalaman Kerja

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 26 Agu 2019 12:34 WIB
Foto: iStock Foto: iStock

Jakarta - Beberapa waktu lalu ramai di Twitter dibahas mengenai mahasiswa yang lulus kuliah kurang dari empat tahun. Meski bisa cepat cari kerja, dosen Ersa Tri Wahyuni menyanyangkan banyak dari mereka yang justru jadi kurang pengalaman. Ersa pun menyarankan agar para mahasiswa memanfaatkan masa bangku kuliah untuk ikut magang, seminar, hingga pertukaran.

Pambudi Sunarsihanto selaku Chairman of ASEAN Human Development Organization memberi pendapatnya mengenai bahasan yang jadi viral ini. Menurutnya, bisa cepat lulus tentu sesuatu yang baik dan bisa memperlihatkan bahwa mahasiswa itu adalah orang yang pintar. Namun ia kembali mengingatkan bahwa ilmu akademis saja kadang belum cukup untuk bisa memberi kontribusi kepada perusahaan saat memasuki dunia kerja.

"Perlu diingat bahwa dalam dunia kerja nanti, ilmu yang anda dapatkan di bangku kuliah belum cukup. Harus ada kemampuan lain yang Anda miliki. Itulah makanya yang mendapatkan IP terbaik belum tentu menjadi yang paling berhasil dalam kariernya.

"Jadi persiapkanlah diri dengan kemampuan-kemampuan lain yang tidak diajarkan oleh dosen-dosen anda. Anda membutuhkan kemampuan untuk mengerti dan memberikan solusi untuk masalah nyata yang terjadi di bisnis, dan bekerja sama dengan orang lain agar mencapai tujuan bersama," ungkap Pambudi yang berprofesi sebagai HR Director di sebuah perusahaan multinternasional tersebut kepada Wolipop.

Cepat lulus kuliah dengan IPK tinggi tentu merupakan sebuah prestasi. Namun hal tersebut tidak menjadi kesuksesan. Pambudi pun mengibaratkan kesuksesan karier seperti bermain sepak bola sehingga penting pula membangun kerjasama tim yang umumnya bisa dipelajari di luar perkuliahan.

"Artinya apa? Anda boleh lulus kuliah dalam waktu 3,5 tahun, empat tahun atau lima tahun, silahkan. Tetapi harus aktif di organisasi di kampus untuk melatih kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, mempengaruhi dan memimpin orang lain yang sangat dibutuhkan di dunia kerja," kata Pambudi.

Lulusan Master of Business Administrations, Helski School of Economics, Finlandia tersebut pun mengungkap untung ruginya lulus kuliah 3,5 tahun tapi minim pengalaman kerja. "Untungnya adalah ini akan menbuat perusahaan tertarik karena mestinya Anda lebih cerdas. Ruginya mungkin Anda terlalu fokus pada hal-hal akademis dan tidak mempelajari dan melatih hal-hal lain yang dibutuhkan di tempat pekerjaan, tentang berkomunikasi, mempengaruhi, memimpin dan bekerja sama dengan orang lain," tuturnya.

Simak Video "Benda Harian Disulap Jadi Gaun Ciamik, Seperti Apa Sih?"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)