Kisah Inspiratif Pemulung Sampah yang Raih Beasiswa Kuliah di Australia

Eny Kartikawati - wolipop Selasa, 18 Jun 2019 17:32 WIB
Sophy, dulu pemulung kini raih beasiswa. Foto: Dok. CCF Sophy, dulu pemulung kini raih beasiswa. Foto: Dok. CCF

Jakarta - Sophy dulunya hanya seorang anak kecil pemulung sampah. Dia bahkan tidak pernah sekolah hingga usianya 11 tahun. Namun kini sosoknya sukses meraih beasiswa. Ini kisahnya.

Sophy Ron memulai kisah perjuangannya dari sebuah tempat pembuangan sampah di Phnom Penh, Kamboja. Sophy kecil setiap harinya bekerja sebagai pemulung di tempat tersebut.

Sophy sama sekali tidak menyentuh dunia pendidikan hingga usianya 11 tahun. Hari-harinya selama tujuh hari dalam seminggu dihabiskannya dengan mencari-cari barang di antara tumpukan sampah yang bisa dijual lagi. Semua dilakukannya untuk membantu ekonomi keluarganya.



Sophy Ron.Sophy Ron. Foto: Dok. CCF


Wanita muda yang waktu kecil kerap makan makanan sisa orang lain itu kini berdiri dengan bangga menjadi murid yang memberikan pidato kelulusan. Dia terpilih untuk melakukan hal tersebut karena dirinya merupakan murid dengan nilai terbaik di sekolahnya Trinity College.

Hidup Sophy berubah setelah dia ditolong oleh CCF (Cambodian Children's Fund). Lembaga tersebut membantunya mencapai apa yang tidak pernah dikiranya bisa dia gapai. Dan dia tidak menyia-nyiakan pertolongan tersebut. Dia belajar dengan tekun hingga mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Universitas Melbourne.

Sophy Ron.Sophy Ron. Foto: Dok. CCF


"Aku sangat senang sekaligus gugup," kata Sophy yang berpidato dalam Bahasa Inggris di wisuda kelulusannya.

Sophy saat ini sudah kembali ke Kamboja untuk liburan sesaat sebelum mulai kuliah. Dia pun merayakan kebahagiaannya lulus dan meraih beasiswa untuk kuliah bersama keluarga dan temannya. Pencapaian Sophy ini bisa menjadi inspirasi, siapapun bisa berubah menjadi lebih baik asalkan orang itu mau dan mampu.


(eny/eny)