Tren di China, Orang Kaya Ikutkan Anak Kelas Etiket Berbiaya Rp 1,3 Juta Sejam

Hestianingsih - wolipop Kamis, 13 Jun 2019 10:39 WIB
Kelas etiket milik Guillaume de Bernadac di Shanghai. Foto: YouTube/Next Shark Kelas etiket milik Guillaume de Bernadac di Shanghai. Foto: YouTube/Next Shark

Shanghai - Muncul tren di kalangan orang kaya China, khususnya para orangtua, mengikutkan anak-anak mereka kursus etiket. Uang jutaan rupiah pun tak segan digelontorkan untuk mengajarkan anak mereka tata krama menurut budaya barat.

Kelas etiket di China ini diikuti anak-anak dengan usia masih sangat belia, paling kecil usia enam tahun. Harapannya, mereka bisa memulai kualitas hidup yang lebih baik saat dewasa jika sedari kecil sudah diajarkan etiket.

Adalah Guillaume de Bernadac, pria yang menyediakan jasa mengajar etiket di Shanghai, China. Guillaume mengajarkan anak para 'crazy rich Asians' ini standar etiket di Prancis.


Seperti diberitakan Next Shark, kelas etiket ini didirikan Guillaume sekitar empat tahun lalu. Ia sendiri sudah cukup lama tinggal di China sebagai mahasiswa, dan membangun sekolah Academie de Bernadac pada 2014.
Tren di China, Orang Kaya Ikutkan Anak Kelas Etiket Berbiaya Rp 1,3 Juta SejamKelas etiket di Academie de Bernadac, Shanghai. Foto: YouTube/Next Shark

Kelas etiket berbiaya USD 389 atau sekitar Rp 5,5 juta untuk sesi empat jam, atau Rp 1,3 jutaan per jam. Anak-anak yang masih belia ini diajarkan bagaimana berjalan, duduk, makan dan berbicara dengan benar.

Ada beberapa metode klasik yang diterapkan. Misalnya belajar jalan bak seorang lady dengan buku tebal di atas kepala mereka. Keseimbangan dan postur tubuh jadi kunci agar buku tersebut tidak jatuh.

Mereka juga diajarkan cara bersikap yang benar saat makan. Ketika berada di meja makan, siku tidak diperkenankan berada di atas meja. Untuk melatihnya, sapu tangan diselipkan di bawah ketiak dan mereka harus menjaganya supaya jangan sampai jatuh. Kedua bahu mereka juga diikat ke kursi menggunakan pita merah agar tubuhnya tidak bungkuk.
Tren di China, Orang Kaya Ikutkan Anak Kelas Etiket Berbiaya Rp 1,3 Juta SejamIlustrasi keluarga China makan bersama. Foto: iStock

Jika ada murid yang gagal mempertahankan posisi tubuh seperti yang diajarkan, mereka akan mendapatkan hukuman dari pelatih, bahkan oleh Guillaume sendiri.


Guillaume mengatakan kelas etiket yang didirikannya bukan bertujuan membuat anak-anak Asia, khususnya China, bersikap kebarat-baratan. Namun sebagai penerus dari para orang terpandang di Negeri Bambu, terkadang mereka harus dihadapkan dengan situasi di mana norma kesopanan harus diterapkan jika harus makan malam atau datang ke acara formal di luar negeri.

"Poinnya adalah ketika kamu ke luar negeri, atau bahkan di China dan jika berada di lingkungan internasional di mana kemungkinan kamu akan bersinggungan dengan kebudayaan lain, kami memberikan kunci untuk beradaptasi," jelas Guillaume kepada AFP.

Akademi etiket milik Guillaume sepertinya menarik perhatian pemerintah China. Belum lama ini ia diminta pemerintah lokal di Shanghai untuk merancang program kelas etiket yang bisa diterapkan di sekolah-sekolah.
(hst/hst)