Menguak Bisnis Influencer
Ini Alasan Banyak Selebriti Alih Profesi Jadi YouTuber
Hestianingsih - wolipop
Sabtu, 27 Apr 2019 11:05 WIB
Jakarta
-
Biasa muncul di TV atau film, kini banyak selebriti juga aktif jadi YouTuber. Mereka yang merambah ke dunia digital sebut saja pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Luna Maya, Boy William dan Baim Wong-Paula Verhoeven.
Begitu pun di Instagram, tak sedikit selebriti ternama yang menjadi endorser berbagai produk. Dengan jumlah follower mencapai jutaan, para selebriti ini juga berpotensi mengiklankan produk dengan lebih efektif ke audiens.
Fenomena selebriti yang beralih ke platform digital ini bukan tanpa sebab. Ada beberapa faktor yang membuat mereka tertarik membuat konten di YouTube atau Instagram.
COO Gushcloud Marketing Group Oddie Randa mengatakan bahwa menjadi influencer bisa jadi ladang penghasilan tambahan untuk mereka dengan jalan yang relatif cepat. Ia mencontohkan seorang artis yang pekerjaannya sehari-hari menjadi MC.
Artis tersebut memandu acara selama dua jam dengan bayaran sekitar Rp 20 juta. Nilai bayaran yang sama ternyata juga bisa didapat dengan satu kali postingan foto di Instagram.
"Ngepost di Instagram sekali dibayar Rp 20 juta. Cuma lima menit. Dibanding di nge-MC 2 jam," kata Oddie kepada Wolipop.
Selain itu menjadi YouTuber atau influencer juga membuat para selebriti lebih fleksibel mengatur jadwal kerja. Waktu luang bersama keluarga pun jadi lebih banyak.
"Kalau syuting stripping bangun jam 4 pagi, jam 6 sore pulang, istirahat sebentar, lalu syuting lagi nggak berhenti-berhenti. Dengan adanya tambahan dari social media ini mereka nggak perlu lagi seperti itu seterusnya," lanjutnya.
Director of Marketing Gushcloud Indonesia Edo Oktorano Erhan menambahkan dengan menjadi influencer mereka juga punya lebih banyak waktu untuk diri sendiri. Selain itu mereka bisa mendapatkan penghasilan dari media lain.
"Bagus untuk mereka juga karena memang duitnya ada. Bisa jadi tambahan yang baru," ucap Edo.
Semakin maraknya selebriti yang beralih menjadi YouTuber, menurut Oddie dan Edo tidak akan mengurangi popularitas maupun 'lahan penghasilan' para influencer yang sudah lebih dulu eksis di dunia digital. Sebab, setiap influencer sudah memiliki penggemar setia.
"Buat mereka aman-aman saja karena mereka sudah punya audiens dan fanbase sendiri. Invasi selebriti ke YouTube nggak terlalu pengaruh ke influencer konvensional," jelas Oddie.
Edo menuturkan bahwa lahan di dunia digital sangat besar dan tak terbatas, sehingga siapa saja bisa menggarapnya. Mulai dari orang awam, influencer, model hingga selebriti ternama sekalipun.
"Lahan besar sekali, preferensinya jadi lebih banyak apalagi sekarang mau skip (ke channel lain) gampang. Dulu kan nggak bisa skip iklan di TV," pungkasnya.
(hst/ami)
Begitu pun di Instagram, tak sedikit selebriti ternama yang menjadi endorser berbagai produk. Dengan jumlah follower mencapai jutaan, para selebriti ini juga berpotensi mengiklankan produk dengan lebih efektif ke audiens.
Fenomena selebriti yang beralih ke platform digital ini bukan tanpa sebab. Ada beberapa faktor yang membuat mereka tertarik membuat konten di YouTube atau Instagram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artis tersebut memandu acara selama dua jam dengan bayaran sekitar Rp 20 juta. Nilai bayaran yang sama ternyata juga bisa didapat dengan satu kali postingan foto di Instagram.
"Ngepost di Instagram sekali dibayar Rp 20 juta. Cuma lima menit. Dibanding di nge-MC 2 jam," kata Oddie kepada Wolipop.
Selain itu menjadi YouTuber atau influencer juga membuat para selebriti lebih fleksibel mengatur jadwal kerja. Waktu luang bersama keluarga pun jadi lebih banyak.
"Kalau syuting stripping bangun jam 4 pagi, jam 6 sore pulang, istirahat sebentar, lalu syuting lagi nggak berhenti-berhenti. Dengan adanya tambahan dari social media ini mereka nggak perlu lagi seperti itu seterusnya," lanjutnya.
Director of Marketing Gushcloud Indonesia Edo Oktorano Erhan menambahkan dengan menjadi influencer mereka juga punya lebih banyak waktu untuk diri sendiri. Selain itu mereka bisa mendapatkan penghasilan dari media lain.
"Bagus untuk mereka juga karena memang duitnya ada. Bisa jadi tambahan yang baru," ucap Edo.
"Buat mereka aman-aman saja karena mereka sudah punya audiens dan fanbase sendiri. Invasi selebriti ke YouTube nggak terlalu pengaruh ke influencer konvensional," jelas Oddie.
Edo menuturkan bahwa lahan di dunia digital sangat besar dan tak terbatas, sehingga siapa saja bisa menggarapnya. Mulai dari orang awam, influencer, model hingga selebriti ternama sekalipun.
"Lahan besar sekali, preferensinya jadi lebih banyak apalagi sekarang mau skip (ke channel lain) gampang. Dulu kan nggak bisa skip iklan di TV," pungkasnya.
Hobi dan Mainan
Lengkapi Momen Imlek 2026 dengan Kartu Ucapan Imlek Cantik & Berkesan dengan Desain Modern yang Wajib Kamu Punya!
Perawatan dan Kecantikan
Cari Micellar Water Under 70K? 2 Pilihan Ini Layak Masuk List Daily Cleansing Kamu
Perawatan dan Kecantikan
Stop Boros Toner! Kapas Tipis Jadi Kunci Skincare Lebih Efektif
Perawatan dan Kecantikan
Persiapkan Kulit Glowing di Hari Raya Imlek! Jangan Skip Toner Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Jadi Agen BRILink, Wanita di Papua Bantu Dukung Perekonomian Desa
6 Warna Baju yang Bikin Kamu Kelihatan Kurang Percaya Diri Menurut Psikologi
Arti Status Open To Work yang Bikin Prilly Latuconsina Ramai Dinyinyir
Prilly Latuconsina Cari Kerja Lewat LinkedIn, Ingin Coba Jadi Sales
Kerja Berlebihan Tak Kenal Libur, Pria Ini Berakhir Kehilangan Nyawa
Most Popular
1
Kisah Pria 15 Tahun Nabung Emas, Berakhir Dijual Ibu untuk Nikahan Adik
2
8 Drama China Kerajaan Terbaik Rating Tinggi Terbaru yang Seru buat Ditonton
3
Terungkap Penyebab Kematian Catherine O'Hara, Ibu Kevin di Home Alone
4
Viral Pernikahan Ini Jadi Sorotan Netizen, Satu Pelaminan Ada 4 Pasangan
5
Niat Glow Up Berujung Pahit, Kwon Mina Alami Luka Bakar Saat Perawatan Kulit
MOST COMMENTED











































