Aneh Tapi Nyata, Ada Perusahaan Jasa yang Bantu Karyawan Resign

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 10 Okt 2018 05:19 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock

Jakarta - Resign dari perusahaan bukan hal yang mudah bagi sejumlah pekerja. Sebagian dari mereka kesulitan mengungkap keinginan untuk mundur atau merasa tidak enak kepada rekan-rekan yang ditinggalkan. Hal ini sering terjadi di negara pekerja keras seperti Jepang. Mengetahui hal tersebut, sebuah perusahaan pun buka jasa bantu orang resign dari pekerjaan.

Dikatakan orang-orang Jepang memang sering merasa malu dengan keinginan mengundurkan diri dari pekerjaan. Bahkan setelah menyadari jika pekerjaan mereka memuakkan, banyak pegawai yang ragu untuk menyampaikannya surat resign pada bos atau HR. Banyak pula yang takut dianggap egois karena menghindar dari kesulitan. Di situ lah perusahaan bernama Exit ini menawarkan solusinya.

Toshiyuki Arano, founder perusahaan Exit ternyata sering mengalami hal serupa sebelumnya. Karena itu, ia ingin membantu orang-orang yang kesulitan untuk pindah kerja. "Aku bekerja di tiga perusahaan sebelum ini. Ketika kamu berhenti kerja, itu menyita banyak energi, jadi kamu membuka perusahaan ini untuk menciptakan lingkungan di mana orang lebih mudah meninggalkan pekerjaan," kata Toshiyuki dilansir Sora News 24.

Baca Juga : Agar Tidak Menyesal Setelah Resign dari Kantor

Cara kerja perusahaan jasa pengunduran diri itu pun sebenarnya tidak sulit. Selayaknya prosedur ketika ingin resign, pihak Exit akan memberi tahu pihak HRD klien bahwa salah satu pekerjanya ingin resign. Kemudian, dengan sopan, Exit akan menengahi komunikasi antara klien dan calon mantan bosnya.

Setelah keinginan untuk resign disampaikan dengan baik, perusahaan itu akan membantu membuatkan surat pengunduran diri. Kemudian mereka juga akan mengurus berkas-berkas lain yang dibutuhkan untuk bisa keluar dari kantor tersebut.

"Ketika kami memulainya, kami menemukan ini akan menjadi pekerjaan yang simpel dan ringan. Tapi kami mendapati orang-orang menghubungi kami dan berkata 'Tolong selamatkan aku' dan 'Aku ingin mati'. Klien kami butuh hal yang lebih dalam dari yang awalnya kami kira," ungkap Toshiyuki.

Baca Juga : Galau Ingin Resign Namun Masih Terikat Kontrak

Tak disangka jasa yang terdengar aneh ini diminati banyak orang. Belum lama buka, perusahaan tersebut sudah kebanjiran klien. Sejak buka tahun lalu, Exit telah mengurus 300 klien dalam sebulan.

Minta bantuan untuk resign pun bukan sesuatu yang murah. Setiap pekerja penuh waktu yang menjadi klien Exit umumnya membayar 50,000 yen (Rp 6,7 juta) sedangkan untuk paruh waktu 40,000 yen (Rp 5,4 juta). Sementara mereka yang sudah lebih dari sekali meminta bantuan Exit akan mendapat diskon 10,000 yen (Rp 1,3 juta).
(ami/agm)