ADVERTISEMENT

Pria Ini Hidup di Kolong Jembatan 10 Tahun Demi Temukan Rumus Menang Lotre

Anggi Mayasari - wolipop Kamis, 01 Feb 2018 08:00 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Memenangkan lotre merupakan suatu keberuntungan tak terduga yang belum diketahui dengan pasti bagaimana perhitungannya. Tapi, seorang pria di China Barat Daya ini rela menghabiskan banyak waktu untuk mencari perhitungan bagaimana cara memenangkan lotre.

Wang Chengzhou telah menghabiskan sepuluh tahun terakhir hidupnya tinggal di bawah jembatan untuk memecahkan kode undian lotre. Sebelumnya ia bekerja di Sichuan, namun pindah ke Chongqing pada 2008 setelah mengalami cedera terkait pekerjaan.

Pria Ini Hidup di Kolong Jembatan 10 Tahun Demi Temukan Rumus Menang LotreFoto: Istimewa
Alih-alih menggunakan Rp 106 juta uang yang diterima sebagai kompensasi dari perusahaannya untuk memulai kehidupan baru, Wang menghabiskannya untuk obsesinya, yakni memecahkan kode lotre. Ia memutuskan semua komunikasi dengan keluarganya dan menetap di bawah jembatan agar ia bisa bekerja keras mencari tahu algoritma di balik nomor undian.

Obsesi Wang untuk memecahkan kode lotre dimulai pada 2004. Ia melihat angka kemenangan dan yakin bahwa ada penalaran matematis di belakangnya.

"Saya melihat angka kemenangan, dan saya sangat terkejut," kata Wang kepada Chengdu Business Daily.

Pria Ini Hidup di Kolong Jembatan 10 Tahun Demi Temukan Rumus Menang LotreFoto: Istimewa
Wang mengklaim bahwa ia menghabiska Rp 4,1 juta setiap bulannya untuk membeli tiket lotre. Kemudian, Wang akan terjaga setiap malam antara pukul dua dan lima pagi, menghitung tiketnya dan melakukan segala macam perhitungan. Memecahkan kode lotre telah menjadi tujuan utamanya, lebih diutamakan daripada hal lain dalam hidupnya.

Pria berusia 49 tahun ini tak peduli bahwa ia telah tinggal di kolong jembatan selama 10 tahun, atau kenyataan bahwa ia belum memiliki pekerjaan tetap sejak pindah ke Chongqing. Baginya, pekerjaan tidak penting dan semuanya akan berharga saat ia akhirnya menjadi jutawan.

Keluarga Wang tidak pernah mendengar kabar darinya selama bertahun-tahun, mereka hanya mendengar tentang keberadaan dan kondisi kehidupannya setelah berita tentang obsesi lotrenya menyebar di media. Ibunya, Feng Jiafen yang berusia 76 tahun, sejak saat itu telah memintanya untuk pulang ke rumah, namun ditolaknya sampai ia membuktikan dapat memprediksi undian.

"Saya telah menguasai algoritma undian," kata Wang, namun dia menolak menunjukkan bukti dan mengklaim bahwa itu hanya akan tersedia di buku-bukunya. Bahkan pejabat kantor polisi setempat menyataka bahwa ia tak pernah mendengar Wang menang satu kali.

Sementara itu, Profesor matematika Zhou Dexue mengatakan kepada Chengdu Business Daily bahwa nomor undian benar-benar dihasilkan secara acak, membuat kesuksesan itu tidak mungkin bagi Wang.

"Hampir tidak mungkin untuk menghitung nomor undian terlebih dahulu," kataZhou.
(agm/ami)