Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Viral Verificator

Viral Pasangan Gen Z Nikah di KUA Biaya Rp 0, Utamakan Hidup Setelah Menikah

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Jumat, 28 Agu 2026 07:00 WIB
...
Kisah pasangan gen z menikah di KUA Rp 0 viral. Pasangan ini memilih hemat demi fokus pada kehidupan masa depan usai nikah.
Kisah pasangan gen z menikah di KUA Rp 0 viral. Pasangan ini memilih hemat demi fokus pada kehidupan masa depan usai nikah. Foto: Dok. Instagram @rereamalia.
Jember -

Sebuah unggahan di akun Instagram @rereamalia mendadak viral usai membagikan rincian biaya pernikahannya yang digelar secara sederhana di Kantor Urusan Agama (KUA) Kaliwates, Jember, Jawa Timur. Unggahan tersebut memperlihatkan bahwa sebuah pesta pernikahan tidak harus mewah dan menguras kantong untuk terasa sakral dan berkesan.

Dalam unggahan tersebut, Rere membeberkan secara detail budget yang ia keluarkan demi mewujudkan pernikahan impiannya. Menariknya, biaya akad nikah yang dilangsungkan di kantor KUA bernilai Rp 0 alias gratis.

Hanya saja Rere mempersiapkan biaya yang tidak murah untuk dokumentasi pernikahan yang layak karena akan dikenang seumur hidup. Dia menyewa penginapan di Doho Homestay (Deluxe & Platinum 2) sebesar Rp 765.000, jasa fotografer JF Frame sebesar Rp 3.600.000, jasa videografer Serayu Kisah sebesar Rp 2.000.000, hingga pembuatan frame mahar dan hidden box dari Gerai Hantaran senilai Rp 550.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Gambas:Instagram]

ADVERTISEMENT

Untuk urusan penampilan dan dokumentasi, Rere mengalokasikan dana sebesar Rp 3,5 Juta untuk paket MUA & Attire dari Ayuka Makeup & Tirabela Studio. Secara keseluruhan, total biaya yang dikeluarkan untuk pernikahan di KUA ini hanya menghabiskan anggaran sebesar Rp 15.882.000. Jumlah tersebut sudah mencakup seluruh kebutuhan utama, mulai dari akomodasi, busana dan MUA, dokumentasi, cincin nikah, hingga acara tasyakuran sederhana.

Melalui momen bahagianya ini, Rere menegaskan pesan utama bahwa fokus dari pernikahan bukanlah terletak pada kemewahan pesta semata, melainkan kesiapan menyongsong kehidupan nyata setelah menikah. Pilihan untuk memangkas budget besar pada resepsi ini menginspirasi banyak pasangan muda untuk lebih bijak mengelola keuangan serta mempersiapkan dana masa depan pascanikah.

"Lunas ya, yang mau tanya komen aja," begitu Rere menulis pada keterangan unggahannya yang sudah ditonton lebih dari 1,4 juta kali dan mendapatkan banjir komentar dari warganet.

Kisah pasangan gen z menikah di KUA Rp 0 viral. Pasangan ini memilih hemat demi fokus pada kehidupan masa depan usai nikah.Kisah pasangan gen z menikah di KUA Rp 0 viral. Pasangan ini memilih hemat demi fokus pada kehidupan masa depan usai nikah. Foto: Dok. Instagram @rereamalia.

Netizen yang membanjiri kolom komentar ada yang ingin menggelar pernikahan minim budget seperti Rere. Ada juga yang berpendapat soal pentingnya jangan sampai ada beban utang setelah menikah.

"Yang perlu di garis bawahi...jangan ada beban "utang" pasca menikah...orang tua jaman now juga kudu wajib paham, anak²nya yang menikah, anak²nya lah yang menentukan, sesuai dengan pengalaman ortu jaman old, kebanyakan tamu undangan yang hadir di nikahan anak²nya, sebagian besar yang tidak dikenal oleh anak²nya...walhasil jumlah tamu membludak, auto nominal catering juga bengkak...di situasi ekonomi jaman now, yang penting sah, undang yang terdekat saja, acaranya sederhana, yang penting kehidupan pasca menikah ..." kata pengguna Instagram @umma_kakaa5.

"Anakku laki², maunya seperti ini, semoga dapat calon istri yg punya pemikiran yg sama. AAMIIN," harap akun @eenmarsoedi.

"Semoga bisa kya gni juga❤️," takjub akun @deplonggg05.

Konfirmasi Wolipop


Wolipop telah menghubungi pengantin wanita, Zanubah Qory Amalia atau yang akrab disapa Rere Amalia (26 tahun). Rere yang berasal dari Jember dan kini ikut mengabdi bersama sang suami, Rajih Kharissuha (25 tahun), membagikan kisah di balik keputusan mereka menggelar pernikahan sederhana di KUA Kaliwates, Jember, pada 15 Juni 2026.

Ide pernikahan hemat ini murni datang dari Rere sendiri. Berada dalam hubungan jarak jauh (LDR) karena Rajih bekerja di Jakarta membuat Rere enggan merepotkan pasangan maupun keluarga.

"Sebenarnya Rajih memberi saya kebebasan untuk konsep, acara, dan jalannya pernikahan. Karena saat itu Rajih kerja di Jakarta dan kita LDR, saya berinisiatif untuk tidak merepotkan dan membuat acara sederhana," ungkap Rere kepada Wolipop.

Rere tak menampik jika kebanyakan perempuan memiliki wedding dream pesta meriah. Namun, ia memilih sudut pandang lain bahwa momen sekali seumur hidup tak harus diukur dari seberapa megah resepsinya.

"Banyak yang menunda nikah karena sibuk mengumpulkan uang untuk biaya pesta besar-besaran sampai utang di bank. Padahal, menyisihkan tabungan untuk keperluan setelah menikah itu lebih penting. Pesta ratusan juta alangkah baiknya dialihkan untuk beli rumah, perabotan, atau liburan bersama pasangan," tegasnya.

Persiapan pernikahan mereka tergolong singkat demi mengejar tanggal sebelum memasuki bulan Suro. Meski digelar serba terbatas, Rere tetap mengutamakan kualitas dokumentasi dan penampilan agar momen sakralnya tetap terlihat anggun dan berkesan.

"Persiapannya tidak banyak karena dibuat sederhana tapi berkesan. Saya lebih fokus ke budget foto dan video serta pemilihan hotel untuk pemotretan. Walau di KUA, hasil foto dan video tetap terlihat elegan dan mahal kalau pakai fotografer yang proper," tutur Rere.

Untuk menyiasati hal tersebut, Rere menyewa dua kamar di Doho Homestay seharga Rp 765.000 sebagai lokasi pemotretan. Ia memercayakan dokumentasi kepada fotografer JF Frame dengan budget Rp 3,6 Juta dan videografer Serayu Kisah berbiaya Rp 2 Juta. Sementara untuk urusan rias dan busana, Rere mengalokasikan Rp 3,5 Juta ke Ayuka Makeup dan Tirabella Studio, yang sudah mencakup tata rias untuk orang tua.

Detail pengeluaran lainnya mencakup perhiasan cincin nikah dari Orion Jewelry (Rp 1.960.000), frame mahar serta kotak seserahan dari Gerai Hantaran (Rp 550.000), dan biaya tasyakuran sebesar Rp 3,5 Juta. Menariknya, biaya inti akad di kantor KUA Kaliwates sama sekali tidak memungut biaya alias Rp 0. Usai akad, acara dilanjutkan dengan syukuran hangat bersama keluarga dan tetangga dekat dengan menyediakan 100 kotak nasi, 100 kotak roti, serta sajian prasmanan.

Seluruh dana yang berhasil dihemat dari pengadaan resepsi mewah tersebut kini dialokasikan ke dalam tabungan masa depan mereka. Di akhir perbincangan, Rere menyisipkan pesan mendalam bagi para calon pengantin yang sedang merencanakan pernikahan.

"Menikah itu yang penting bukan pesta mewahnya, tetapi kehidupan setelah menikahnya," pungkasnya.

(gaf/eny)
...
Hide Ads