Viral Pilu Wanita Batal Nikah H-14 Usai 5 Tahun Pacaran, Sampai Butuh Psikolog
Impian membangun rumah tangga yang telah dirajut selama lima tahun seketika sirna di penghujung jalan. Kisah pilu dialami oleh seorang wanita bernama Tiara, yang harus menerima kenyataan pahit batal menikah hanya dua minggu (H-2 minggu) sebelum hari bahagianya digelar.
Cerita ini menjadi sorotan media sosial setelah dibagikan ulang oleh pembawa acara melalui akun Instagram @ripaldi_endikat. Ia membagikan tangkapan layar percakapan dan kisah wanita tersebut.
Segala persiapan pernikahan tersebut sebenarnya sudah tuntas 100 persen. Mulai dari pemeriksaan kesehatan calon pengantin (caten) di Puskesmas, pengecekan layout gedung bersama Wedding Organizer (WO) dan dekorasi, perabotan rumah yang siap huni, hingga pencetakan buku panduan pernikahan atas nama kedua calon mempelai. Namun, harapan untuk melangkah ke pelaminan sirna begitu saja ketika dinamika hubungan mendadak berubah di detik-detik terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini cerita kak tipang/tiara yg H-2 minggu sebelum hari yang seharusnya menjadi awal cerita baru, ternyata Allah menulis akhir yang berbeda karna di selingkuhin sama cowoknya. Cowoknya lebih memilih selingkuhannya yg dimana satu kerjaan, dan kak tipang/tiara ini bilang selama 5 tahun hubungan baik baik saja tapi setelah mau menjelang pernikahan H-2 mnggu selalu mengungkit masalah sifat dan karakter. BTW AKUN COWOKNYA ILANG. Pasti, sempat hancur. Sempat bertanya, "Kenapa harus sekarang?" Tapi seiring waktu belajar, tidak semua yang gagal adalah kerugian. Kadang, Allah menyelamatkan kita dari sesuatu yang belum mampu kita pahami," tulis akun Instagram @ripaldi_endikat.
Tiara menceritakan bahwa selama lima tahun berpacaran, hubungan mereka berjalan baik-baik saja. Namun, memasuki H-2 minggu menuju acara, calon suami mulai mendadak mempermasalahkan sifat dan karakter Tiara yang diklaim tidak bisa diterima lagi.
Di balik alasan tersebut, terungkap fakta pahit bahwa pasangannya disinyalir menjalin hubungan dengan rekan kerjanya sendiri. Bahkan, calon suami sempat melontarkan ucapan mengejutkan pada 22 Mei 2026 yang menyatakan bersedia melanjutkan pernikahan, tetapi akan langsung menceraikan Tiara setelahnya.
Batal H-2 minggu menjelang hari H pernikahan, wanita ini mantap batalkan seluruh vendor. Demi pulihkan mental, ia memilih konsultasi ke psikolog. Foto: Dok. Instagram @ripaldi_endikat. |
Keputusan berat akhirnya diambil untuk membatalkan seluruh prosesi acara, termasuk ketidakhadiran sang pria saat agenda Technical Meeting (TM) dengan jajaran vendor. Meski sempat hancur dan mempertanyakan takdir, Tiara kini berusaha untuk ikhlas dan mengambil hikmah di balik kegagalan tersebut. Kegagalan menikah dipandang bukan sebagai akhir kehidupan, melainkan bentuk perlindungan dari Sang Pencipta untuk mengarahkan langkah ke masa depan yang lebih baik.
Puncak dari keputusan pahit ini terjadi pada 28 Mei 2026, ketika Tiara dengan keteguhan hati harus mengontak satu per satu seluruh vendor pernikahan mulai dari Make Up Artist (MUA), dekorasi, catering, hingga fotografer, untuk membatalkan rangkaian acara akad dan resepsi yang sejatinya dijadwalkan pada 6-7 Juni 2026.
Kenyataan bahwa hubungan yang disangkanya baik-baik saja selama lima tahun ternyata menyimpan banyak hal yang dipendam sang mantan kekasih. Dia pun mendapat rentetan pesan emosional yang menyudutkan, memicu beban mental yang sangat berat. Demi memulihkan trauma dan kesehatan mentalnya akibat kekecewaan mendalam ini, Tiara pun akhirnya memilih untuk mendatangi psikolog.
Batal H-2 minggu menjelang hari H pernikahan, wanita ini mantap batalkan seluruh vendor. Demi pulihkan mental, ia memilih konsultasi ke psikolog. Foto: Dok. Instagram @ripaldi_endikat. |
Wolipop sudah menghubungi Ripaldi, pembawa acara yang mengunggah postingan tersebut dan ia sudah memberikan izin untuk mengutip postingannya. Kisah tentang wanita batal menikah itu langsung viral dan mendapatkan banjir dukungan dari warganet.
"Mungkin dulu pernah memohon sama Allah untuk kasih yang terbaik kan? Nah... Ini kabar baiknya. Semoga segala sesuatu keputusan menuju ke hal hal yang lebih baik 🙏," ucap pengguna Instagram @elsinfe_.
"Yaallah jauhkan aku dari cowo bingung dan jauhkan aku dari kejadian seperti kaka ini. Semoga kedepannya kakanya bertemu dengan laki2 yang jauh lebih baik dari mantannya itu dan bahagia selalu buat kakanya. Aamiin," ujar akun @agnelia16.
"Mungkin ini doa mu yang terbaik ditunjukkan oleh Tuhan meski sakit kak. Stay strong yah😍," timpal akun @ipharb.
"Hi kak, salam kenal semuanya Mau info kalo case ini harusnya "MC nya Aku". Kita semua seluruh vendor yang terlibat, ngerasain banget seperti apa rasanya, bukan karna "cancelnya" tapi betapa hancur dan paniknya hati dan fikiran calon pengantin dan keluarga 😭 Nitip pesen ke seluruh calon pengantin jauh hari dari rencana pernikahan nya untuk banyak berdoa agar dikuatkan semua prosesnya dan tentunya seluruh vendor wedding dimanapun berada agar selalu memberikan doa terbaik untuk calon pengantin agar dimudahkan segalanya, semoga kita selalu dalam lindungan Allah Aaamin 🥹🥹🥹," saut akun @farizky_simohartono.
Kemudian, wanita yang batal nikah tersebut memberikan pernyataan melalui kolom komentar. Dia mengaku sudah ikhlas dengan kejadian tersebut.
"Hai salam kenal semua, ini real kisahku yaaa 🥰👋. Aku cuma bisa bilang ke kalian semua terima kasih banyak atas supportnya. Aku akan tetap berusaha ikhlas sekali kalau batal nikah, karena mungkin ini bukan jodoh aku. Aku tau permasalahan dibatalkannya menikah ini karena ybs sudah tidak bisa menerima sikap sifatku lagi, tapi tidak membenarkan dengan SELINGKUH ya.......ybs sebelum ini viral juga sudah menerima kalau mau di viralkan. sekali lagi terima kasih banyak ya semuanya, semoga kalian dipertemukan dengan pasangan yang cukup dengan satu wanita dan dijauhkan dari musibah2 yang tidak diinginkan, aamiin🫶🏻🥰," balas @ptiaraa.
Batal H-2 minggu menjelang hari H pernikahan, wanita ini mantap batalkan seluruh vendor. Demi pulihkan mental, ia memilih konsultasi ke psikolog. Foto: Dok. Instagram @ripaldi_endikat. |















































