Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Viral! Pasangan Ini Pilih 'Pemanasan' Lari 21 Km di Pagi Hari Sebelum Menikah

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Jumat, 26 Jun 2026 05:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Kisah unik Matt dan Kasie yang memilih lari 21 km di pagi hari pernikahan mereka. Bagi keduanya, momen olahraga ini jadi cara sempurna sebelum mengucap janji.
Kisah unik Matt dan Kasie yang memilih lari 21 km di pagi hari pernikahan mereka. Foto: Dok. Matt Sopha, Kasie Joyner & People.
Arizona -

Bagi sebagian besar pasangan, pagi hari menjelang pernikahan biasanya dihabiskan dengan mempersiapkan mental dan fisik untuk mengatasi rasa gugup. Namun, tidak bagi pasangan pengantin ini.

Matt Sopha (46 tahun) dan Kasie Joyner (38 tahun), pasangan asal Gilbert, Arizona, Amerika Serikat, ini memilih cara yang tidak biasa untuk melakukan pemanasan sebelum mengucap janji suci . Mereka kompak mengikuti half marathon, berlari sejauh 21 kilometer.

Pada Minggu, 22 Maret 2026, keduanya resmi memulai langkah menuju masa depan bersama dengan berpartisipasi dalam ajangGOVX San Diego Half Marathon. Menariknya, ajang ini memiliki nilai historis yang mendalam bagi hubungan mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kisah unik Matt dan Kasie yang memilih lari 21 km di pagi hari pernikahan mereka. Bagi keduanya, momen olahraga ini jadi cara sempurna sebelum mengucap janji.Kisah unik Matt dan Kasie yang memilih lari 21 km di pagi hari pernikahan mereka. Bagi keduanya, momen olahraga ini jadi cara sempurna sebelum mengucap janji. Foto: Dok. Matt Sopha, Kasie Joyner & People.

"Perlombaan ini, San Diego Half Marathon, adalah kompetisi half marathon pertama Kasie delapan tahun lalu. Sejak saat itu, kami selalu mengikutinya setiap tahun. Kami memang berencana untuk tetap ikut tahun ini, dan tanggalnya ternyata sangat pas dengan cerita kami," ungkap Matt Sopha dilansir dari People.

ADVERTISEMENT

"Sekarang, kami punya alasan terbaik untuk selalu kembali ke San Diego demi merayakan ulang tahun pernikahan kami setiap tahun!" tambahnya.

Kisah unik Matt dan Kasie yang memilih lari 21 km di pagi hari pernikahan mereka. Bagi keduanya, momen olahraga ini jadi cara sempurna sebelum mengucap janji.Kisah unik Matt dan Kasie yang memilih lari 21 km di pagi hari pernikahan mereka. Bagi keduanya, momen olahraga ini jadi cara sempurna sebelum mengucap janji. Foto: Dok. Matt Sopha, Kasie Joyner & People.

Saat melewati garis finis pagi itu, Joyner dan Sopha menarik perhatian publik dengan mengenakan pakaian lari bermotif pengantin pria dan wanita. Kostum unik tersebut didesain khusus oleh Sopha, yang juga membuatkan kaus serupa untuk tiga anggota pengiring pengantin yang ikut berlari bersama mereka. Tak ketinggalan, para kerabat dekat juga sudah bersiap menyambut dan menyemangati mereka di garis finis.

"Kami menerima banyak sekali ucapan 'Selamat!' yang diteriakkan orang-orang di sepanjang jalur lari. Rasanya sangat mendebarkan dan seru," kenang Kasie Joyner, yang berhasil finis dalam waktu 1 jam 46 minutes, sebuah rekor pribadi baru baginya.

Kisah unik Matt dan Kasie yang memilih lari 21 km di pagi hari pernikahan mereka. Bagi keduanya, momen olahraga ini jadi cara sempurna sebelum mengucap janji.Kisah unik Matt dan Kasie yang memilih lari 21 km di pagi hari pernikahan mereka. Bagi keduanya, momen olahraga ini jadi cara sempurna sebelum mengucap janji. Foto: Dok. Matt Sopha, Kasie Joyner & People.

Bagi Sopha, momen menyentuh garis finis kali ini terasa berkali-kali lipat lebih emosional dibandingkan balapan yang pernah ia ikuti sebelumnya.

"Saya selalu merasa luar biasa setiap kali menyelesaikan race, tidak banyak hal yang bisa menandingi perasaan itu. Tapi saya jujur, balapan kali ini adalah yang terbaik yang pernah ada. Melewati garis finis bersama Kasie, menggandeng tangannya, mengenakan kostum pengantin kami, dan tahu bahwa kami akan menikah hanya beberapa jam setelah itu rasanya sempurna. Saya bahkan tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat untuk mengungkapkan betapa luar biasanya perasaan itu," tutur Sopha.

Awal mula yang unik ini dinilai cocok dengan kisah cinta mereka yang juga tidak konvensional. Hubungan mereka dimulai di ajang Phoenix Comicon tahun 2012. Sopha, seorang penggemar berat Star Trek, bertemu Joyner yang saat itu sedang mengantre untuk meminta tanda tangan di DVD Star Trek milik ayahnya.

Sebelas tahun kemudian, Sopha melamar Joyner di acara Phoenix Fan Fusion tepat saat sesi foto bersama William Shatner (pemeran Captain James T. Kirk). Setelah itu, mereka mulai merencanakan pernikahan sekaligus berlatih lari secara bersamaan untuk balapan yang secara kebetulan jatuh pada hari ulang tahun Shatner.

Setelah menyelesaikan half marathon tersebut, Sopha dan Joyner langsung bergegas menuju lokasi pernikahan mereka di Cuvier Club, La Jolla, untuk bersiap-siap. Tidak ada waktu untuk bersantai, namun energi mereka sama sekali tidak kendur.

"Semuanya terasa seperti angin puting beliung, tapi dalam artian yang paling positif. Dikelilingi oleh teman-teman dan orang-orang terkasih, lalu merayakannya bersama. Energinya tidak pernah turun sedikit pun," katanya.

Banyak orang mengira fisik mereka akan terkuras setelah berlari puluhan kilometer, namun yang terjadi justru sebaliknya. Lari pagi tersebut justru menjadi sumber ketenangan tersendiri bagi mereka sebelum menghadapi momen sakral.

"Banyak teman kami yang mengira kami akan stres karena dikejar waktu atau merasa lelah. Namun sejujurnya, itu adalah cara sempurna untuk memulai hari dan membuat kami lebih fokus sebelum pernikahan," tutur Joyner sembari tertawa.

"Saya rasa badan saya justru lebih pegal keesokan harinya karena kami berdansa semalaman, bukan karena lari," ujarnya.

Upacara pernikahan akhirnya berlangsung dengan khidmat di Cuvier Park yang berada tak jauh dari keduanya menyelesaikan half marathon. Joyner pun sempat berseloroh mengenai transisinya dari lintasan lari ke altar pernikahan.

"Setelah balapan, saya ingat sempat berkata kepada Matt, 'Oke, bagian yang menyenangkan hari ini sudah selesai, sekarang mari kita lakukan bagian yang sulit!' Tentu saja saya hanya bercanda. Tapi half marathon itu benar-benar murni kegembiraan," cerita Joyner.

Bagi Sopha, bisa menikahi Joyner adalah sebuah berkah terbesar dalam hidupnya, dan ia menganggap seluruh prosesi hari itu penuh dengan cinta yang murni. "Saya menikahi orang terbaik yang pernah saya temui dalam hidup saya," puji Sopha hangat.

Meskipun saat pertama kali bertemu keduanya bukanlah seorang pelari, keikutsertaan dalam satu ajang lari amal di masa lalu telah membuka pintu bagi mereka untuk mencintai olahraga ini. Kini, lari telah menjadi bagian tak terpisahkan dari hidup mereka.

"Sekarang saya sedang menghitung hari menuju balapan kami berikutnya. Matt dan saya akan berlari bersama di Berlin Marathon pada bulan September nanti, dan saya sudah tidak sabar," kata Joyner, yang baru saja menyelesaikan Tokyo Marathon bertepatan pada hari ulang tahunnya.

(gaf/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads