Viral Kisah Pilu Calon Pengantin Meninggal Saat Pesta Lajang, H-7 Pernikahan
Sebuah rencana pernikahan yang seharusnya penuh kebahagiaan berubah menjadi duka. Seorang calon pengantin wanita dikabarkan meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil tragis saat sedang merayakan pesta lajang di Yunani, kurang dari seminggu sebelum hari pernikahannya.
Sara Ceccantini, calon pengantin wanita berusia 37 tahun asal Italia, mengalami kecelakaan mobil saat liburan di pulau Mediterania, Mykonos, Yunani. Mobil yang ditumpanginya bertabrakan dengan kendaraan lain. Menurut laporan dari media Yunani, To Vima, peristiwa nahas tersebut terjadi pada malam hari antara Minggu (14/6/2025) hingga Senin (15/6/2026).
Sara, yang duduk di kursi belakang, adalah salah satu dari empat penumpang di dalam mobil tersebut. Pihak berwenang Yunani hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi dan penyebab pasti dari insiden maut tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sara, yang menetap di kota Arezzo sekitar 140 mil di timur laut Roma sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka-luka yang terlalu parah. Sementara itu, salah satu temannya yang juga terluka dalam tabrakan tersebut dilaporkan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Tragedi ini terasa memilukan karena Sara seharusnya mengikrarkan janji suci pernikahan dengan tunangannya, Luca Bugialli, pada Sabtu 20 Juni, di Civitella in Val di Chiana, Italia. Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, terutama putri kecilnya yang masih berusia sekitar tiga tahun.
Kepergian mendadak Sara juga menyisakan pilu untuk masyarakat di tempat tinggalnya. Walikota Arezzo, Marcello Comanducci, menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya melalui sebuah pernyataan resmi.
"Kepergian tragis Sara telah berdampak sangat mendalam bagi seluruh komunitas kami. Sebuah kehidupan muda yang terenggut terlalu cepat, tepat di saat ia sedang bersiap untuk mengalami salah satu momen paling indah dalam hidupnya. Saya menyampaikan simpati terdalam saya kepada keluarga, orang-orang terkasih, dan semua orang yang mencintainya," ungkap Marcello Comanducci dalam takziah resminya.
Semasa hidupnya, Sara bekerja di Prada Group yang berlokasi di kota Valvigna. Mendengar kabar duka yang menimpa karyawannya, pemilik Prada Group, Patrizio Bertelli, mengambil tindakan spontan dengan menutup pabrik lebih awal pada pukul 15.00 waktu setempat sebagai bentuk penghormatan dan tanda berkabung.
Rasa syok dan kehilangan yang luar biasa juga dirasakan oleh warga di Municipality of San Giovanni Valdarno, sebuah wilayah yang dekat dengan tempat tinggal keluarga calon suaminya. Melalui laman Facebook resminya, pihak pemerintah daerah setempat menyampaikan rasa duka yang mendalam atas tragedi yang menimpa wanita yang dikenal berdedikasi tersebut.
(gaf/eny)











































