Detail Busana Siraman Syifa Hadju-El Rumi, Perpaduan Bridgerton & Tradisional
Syifa Hadju dan El Rumi menggelar acara pengajian dan siraman menjelang hari pernikahan. Tampil memukau, Syifa dan El memilih mengenakan busana rancangan desainer ternama Didiet Maulana. Tak sekedar kebaya dan beskap, ada makna serta detail unik di balik busana siraman El dan Syifa.
Melalui unggahan Instagramnya, Didiet menjelaskan detail busana rancangannya yang dikenakan El dan Syifa saat acara siraman. Rupanya busana tersebut merupakan perpaduan dari tema Bridgerton dengan sentuhan tradisional Indonesia.
"Mereka cerita, kalau mereka sukaa banget dengan tema Bridgerton, yang terinspirasi dari style The Regency Era yang berkembang di Great Britain sekitar tahun 1811. Dari cerita itu, aku pun berkelana dan mulai membayangkan bagaimana agar tema Bridgerton tadi bisa berpadu dengan karakter tradisi Indonesia yang sarat akan makna, sekaligus dapat melambangkan kisah cinta mereka lewat keseluruhan busana dan setiap detailnya," tulis Didiet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syifa Hadju tampil anggun mengenakan kebaya modern berwarna biru langit yang lembut, warna yang disebut sebagai favorit El Rumi. Kebaya tersebut dihiasi detail bordir halus dengan motif bunga serta inisial kecil 'ES' di bagian belakang.
Siluet kebaya Syifa dibuat pas di tubuh dengan model terompet semi transparan di bagian lengan, memberikan sentuhan romantis khas gaya Eropa. Detail pita kecil di bagian dada serta deretan kancing depan menambah aksen manis yang memperkuat nuansa klasik.
Didiet juga menjelaskan bahwa ia memasukkan 7 warna di payet busana yang dibuat. Hal itu melambangkan siraman yang terdiri dari 7 mata air.
Bagian bawah busana Syifa dipadukan dengan kain batik bernuansa cokelat. Penampilan Syifa semakin sempurna dengan tatanan rambut sanggul klasik yang dihiasi rangkaian melati di bagian belakang, menciptakan aura pengantin Jawa yang anggun.
Sementara itu, El Rumi tampil gagah dalam balutan beskap modern berwarna senada dengan busana Syifa, yaitu biru pastel. Beskap yang terinspirasi dari Beskap Landung tersebut dihiasi bordir halus motif tumbuhan dan padi yang melambangkan keberkahan.
Ia memadukannya dengan kain batik cokelat bermotif klasik sebagai bawahan, menciptakan harmoni warna yang serasi dengan pasangannya. Aksesori seperti blangkon dan bros menambah kesan tradisional yang kuat, namun tetap terlihat modern berkat potongan busana yang lebih clean dan minimalis.
Detail busana siraman El Rumi dan Syifa Hadju Foto: Instagram/@elelrumi/@syifahadju |
Selain mengenakan kebaya dan beskap, El dan Syifa juga tampil dengan kain jumputan berwarna biru muda sebagai dodotan dan bawahan. Berbeda dari kebanyakan, keduanya kenakan motif kain jumputan yang dibordir. Khusus untuk El, kain tersebut dipadukan dengan vest, menciptakan tampilan yang gagah.
"Pakaian Siraman serupa rompi @elelrumi terinspirasi dari undergarment busana pria di era Regency yaitu Waistcoat. Pakaian ini digunakan sebelum siraman yang kemudian dipakaikan kembali setelahnya. Bermotifkan bordiran tumbuhan yang menjalar dengan iringan doa agar chapter barunya dengan @syifahadju akan selalu tumbuh dengan indah dan samawa. Kain inspirasi jumputan beserta sabuknya dibuat dari bordiran yang memberikan efek texture yang indah," tulis Didiet.
(vio/vio)











































