Aksi Ekstrem Istri di China, Nekat Gelantungan di Truk Demi Awasi Suami
Dalam kehidupan sehari-hari, rasa cemburu memang bisa terjadi pada siapa saja. Salah satu kisah yang mencuri perhatian datang dari seorang wanita di Xinjiang yang nekat melakukan aksi berbahaya demi mengawasi suaminya. Diliputi rasa curiga karena menduga sang suami berselingkuh, wanita tersebut mengambil langkah ekstrem yang nyaris mengancam nyawanya sendiri.
Melansir Times of India, peristiwa itu terjadi pada akhir Maret di wilayah Bachu. Seorang polisi lalu lintas menghentikan sebuah truk kecil setelah melihat pemandangan tak biasa. Di bagian belakang kendaraan, tampak seorang wanita bergelantungan tanpa alat pengaman, terpapar langsung di jalan raya.
Sopir truk yang bermarga Yu pun terkejut bukan main saat mengetahui wanita tersebut adalah istrinya sendiri. Ia mengaku sama sekali tidak menyadari bahwa sang istri diam-diam ikut menumpang dengan cara mengikat dirinya di bagian belakang truk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi ini jelas bukan adegan film. Tanpa perlindungan apa pun, wanita itu mempertaruhkan keselamatannya di tengah laju kendaraan. Beruntung, polisi segera menghentikan truk tersebut sebelum terjadi hal yang lebih fatal.
Kepada petugas, wanita itu mengaku sengaja melakukan hal tersebut karena ingin memantau suaminya yang dicurigai berselingkuh. Ia diam-diam mengikuti sejak sang suami berangkat dari rumah.
Akibat kelalaiannya tidak memeriksa kondisi kendaraan sebelum berkendara, sang suami dikenai denda sebesar 200 yuan atau sekitar Rp 493 ribu serta pengurangan poin pada catatan mengemudinya.
Kisah ini pun langsung viral di platform media sosial China seperti Douyin. Banyak warganet yang merasa simpati terhadap rasa curiga sang istri, namun tidak sedikit pula yang mengkritik tindakan nekat tersebut karena sangat membahayakan.
Fenomena ini juga menyoroti realita hubungan jarak jauh dalam pernikahan, terutama bagi pekerja seperti sopir truk yang sering menghabiskan waktu jauh dari rumah. Kondisi tersebut kerap memicu rasa tidak aman hingga berujung pada tindakan ekstrem.
Dari kejadian ini, terlihat jelas bahwa rasa cemburu dan kurangnya kepercayaan bisa mendorong seseorang mengambil keputusan yang tidak rasional. Alih-alih menyelesaikan masalah, tindakan berisiko justru bisa memperburuk keadaan.
(vio/vio)










































