Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

TikTok Viral Verificator

Viral Pernikahan Unik di Jatim, Amplop Tamu Dibuka dan Dicatat di Depan Mata

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Sabtu, 08 Nov 2025 07:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Pembawa acara ini merekam momen unik di acara pernikahan, iaΒ menunjukkan proses pencatatan sumbangan pernikahan secaraΒ liveΒ menggunakan komputer danΒ spreadsheet,Β Β bagi tamu undangan yang hadir memberikan amplop. Postingan tersebut langsung viral di media sosial.
Momen unik di acara pernikahan proses pencatatan sumbangan pernikahan secara langsung. Foto: Dok. Pribadi Ipin Irfani.
Malang -

Pesta pernikahan ini viral di media sosial karena mengusung konsep yang tak biasa, pencatatan sumbangan tamu yang transparan. Berbeda dari tradisi lama di mana amplop sumbangan dibuka secara rahasia, di pernikahan ini nominal sumbangan yang diberikan oleh tamu undangan diumumkan dan dicatat secara real-time menggunakan komputer dan langsung ditayangkan di depan mata para tamu.

Momen unik ini pertama kali diabadikan oleh pihak penyelenggara dan pembawa acara, yang diunggah melalui akun Instagram @ipin.irfani dan @feliz.organizer.

"Modernisasi nominal amplop hajatan langsung tayang di depan mata," postingan Instagram @ipin.irfani dan @feliz.organizer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Gambas:Instagram]

ADVERTISEMENT

Terlihat dalam video yang beredar, di meja penerima tamu, beberapa petugas dilengkapi dengan monitor komputer yang menampilkan spreadsheet (seperti Microsoft Excel). Begitu tamu memberikan amplop, petugas dengan sigap membuka, menghitung nominal sumbangan, dan langsung memasukkan angkanya ke dalam spreadsheet tersebut. Layar monitor yang terlihat dari sisi petugas dan tamu menunjukkan nama pemberi sumbangan dan besaran nominal yang dikontribusikan.

"Jadi Gimana? Lebih praktis ini kan daripada tulis di buku, langsung buka, langsung ketik, mirror screen sekalian dan jangan sampai Ctrl + A delete ya πŸ™ˆ ," tulis postingan Instagram @ipin.irfani dan @feliz.organizer.


Konfirmasi Wolipop

Pembawa acara ini merekam momen unik di acara pernikahan, ia menunjukkan proses pencatatan sumbangan pernikahan secara live menggunakan komputer dan spreadsheet,  bagi tamu undangan yang hadir memberikan amplop. Postingan tersebut langsung viral di media sosial.Suasana kemeriahan acara pernikahan. Pembawa acara ini merekam momen unik di acara pernikahan, ia menunjukkan proses pencatatan sumbangan pernikahan secara live menggunakan komputer dan spreadsheet, bagi tamu undangan yang hadir memberikan amplop. Postingan tersebut langsung viral di media sosial. Foto: Dok. Pribadi Ipin Irfani.

Wolipop mewawancarai pembawa acara pernikahan tersebut, Ipin Irfani (28), yang berdomisili di Kota Malang, Jawa Timur. Ipin menjelaskan bahwa postingan viral itu memang merekam hal unik di acara pernikahan.

"Di video itu adalah salah satu hal unik yang ada dalam wedding, yakni amplop hajatan yang langsung dibuka dan dicatat nominalnya oleh pihak keluarga, nah uniknya dalam model pencatatannya menggunakan aplikasi excel dan ditampilkan layar mirroring di hadapan tamu sehingga bisa dilihat nama, alamat, dan nominal si pemberi amplop hajatan itu," ungkap Irfani kepada Wolipop.

Ia menambahkan bahwa selain metode pencatatan yang transparan ini, pernikahan yang digelar di pedesaan tersebut juga berkonsep modern.

"Yang unik dalam acara kemarin adalah pencatatan yang bisa dibilang transparansi, akuntable dan dapat dipercaya karena ditampilkan dalam layar mirroring. Meskipun hajatan dilakukan di sebuah pedesaan namun di konsep ala gedung dengan wedding modern dan melakukan moment moment wedding dance, wedding kiss dan throwing bucket oleh pengantin," sautnya.

Ipin Irfani mengakui bahwa ide pencatatan digital secara terbuka ini adalah langkah berani, meskipun akarnya berasal dari tradisi lokal. Menurutnya, inovasi ini adalah perkembangan wajar dari metode tradisional yang sudah ada.

"Sebenernya hal seperti ini sudah lumrah atau biasa ditemui di beberapa daerah di Jawa Timur, hanya saja umumnya amplop sebelum dimasukkan ke kotak pundi akan dibuka dan dihutung nominalnya oleh petugas kemudian dicatat di buku, namun seiring perkembangan zaman, digitalisasi juga bisa diterapkan di hajatan pernikahan dengan memanfaatkan fitur teknologi," jelas Irfani.

Saat pertama kali menyaksikan sendiri momen ini, Ipin mengaku kagum dengan keberanian dan ide pengantin.

"Waktu itu takjub ya karena idenya sangat briliant dan out of the box, mungkin baru pertama ini saya lihat apalagi dengan mirroring layar," ucapnya.

Seperti yang terlihat dari komentar warganet di Instagram maupun TikTok yang mencapai jutaan viewers, metode pencatatan terbuka ini menuai pro dan kontra. Ipin membenarkan bahwa perdebatan ini menyentuh ranah kultur dan tata krama masyarakat, khususnya Jawa.

"Melihat komentar warganet baik di Instagram dan Tiktok yang menuai pro dan kontra, dan banyak yang merasa tradisi seperti ini adalah hal yang tidak baik apalagi dilakukan oleh masyarakat Jawa yang penuh kultur tata krama dan adat ketimuran, namun hal ini di beberapa daerah adalah wajar kalau para tamu juga sebenarnya meyakini bahwa amplop hajatan itu adalah salah satu cara "menabung" yang suatu saat wajib dibalas dan dikembalikan ketika mereka punya hajat," tuturnya panjang lebar.

"Bahkan di Madura pun tidak hanya sekedar ditampilkan, namun dibacakan dengan pengeras suara berapa nominal amplop hajatannya. Selebihnya banyak yang tidak ingin turut larut dalam kultur kewajiban amplop hajatan dalam hari pernikahan," tutup Irfani.

(gaf/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Wolipop Signature
Detiknetwork
Hide Ads