Pasangan Kenalan Via Online & Hanya 6 Kali Ketemu Cenderung Bercerai

Tim Wolipop - wolipop Senin, 01 Nov 2021 07:30 WIB
Couple with problems in relationship in bed Foto: Getty Images/iStockphoto/LuckyBusiness
Jakarta -

Pasangan menikah yang kenalan via online dan hanya bertemu sebanyak enam kali punya kecenderungan berakhir dengan perceraian. Menurut penelitian, pasangan akan lebih awet jika melalui jalur yang konvensional.

Dalam laporan oleh Marriage Foundation menemukan fakta bahwa 12% pasangan yang bertemu lewat internet pernikahan mereka usai di tahun ketiga, dibandingkan dengan hanya dua persen yang menemukan cinta melalui keluarga atau teman.

Alasan utama bahwa risiko perceraian lebih tinggi ketika bertemu online karena sulitnya menggali informasi yang lebih dalam tentang pasangan tersebut. Seseorang cenderung hanya melihat yang baik-baiknya saja di awal tanpa mengenal karakter asli.

"Mengumpulkan informasi yang dapat dipercaya tentang karakter jangka panjang dari orang yang kamu kencani atau nikahi jelas sulit ketika bertemu secara online tanpa masukan dari teman atau keluarga," ucap Harry Benson, direktur riset.

Harry menyarankan agar pasangan yang bertemu via online sebaiknya memperkenalkan masing-masing pasangan ke teman dan keluarga. Pihak lain akan lebih bijak menilai hubungan cinta tersebut, dibanding mengenal bertahun-tahun tapi hanya kenal berdua saja.

Laporan itu datang dua ribu orang yang menikah di usia 30 tahun ke atas. Tujuh belas persen dari mereka yang bertemu secara online telah bercerai dalam dekade pertama, dibandingkan dengan sepuluh persen dari mereka yang menemukan cinta melalui situasi sosial.

Laporan tersebut menggunakan data dari firma riset pasar Savanta ComRes yang juga berpendapat bahwa pasangan yang bertemu melalui koneksi pribadi memiliki lebih banyak 'modal sosial', yang didefinisikan sebagai jaringan teman dan keluarga yang dianggap memiliki nilai dan keyakinan yang sama.

"Kelompok dengan modal sosial yang tinggi biasanya dianggap berfungsi lebih baik karena tujuan bersama dan dukungan informal yang diberikan," kata studi tersebut.



Simak Video "Perceraian Bisa Jadi Pilihan Baik untuk Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)