Doa Pernikahan untuk Kedua Pengantin agar Langgeng

Lusiana Mustinda - wolipop Senin, 25 Jan 2021 08:45 WIB
India menjadi salah satu populasi muslim terbesar di dunia. Beragam keindahan budaya terekam dalam kamera mulai dari makanan hingga pernikahan. Foto: Daeng Nico
Jakarta -

Doa pernikahan sering dibaca oleh Rasulullah SAW setiap kali ada sahabat atau orang lain menikah.

Pernikahan menjadi momen yang sakral dan bahagia. Disebutkan dalam hadits riwayat Al Hakim dan Al Thahawi, dengan menikah seseorang telah melindungi separuh agamanya.

Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa menikah, dia telah melindungi separuh agamanya, karena itu hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam memelihara separuhnya lagi." (HR. Al Hakim dan Al Thahawi.)

Allah SWT berfirman dalam surat An-Nisa ayat 3:

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَىٰ فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۖ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَلَّا تَعُولُوا

Artinya: "Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya." (QS. An-Nisa:3)

Di zaman Rasulullah SAW, beberapa sahabat berniat untuk tidak menikah. Mereka ingin melajang dengan alasan agar dapat terus meningkatkan ibadah.

Umar bin Hafsh bin Ghiyats telah menceritakan kepada kami: Bapakku telah menceritakan kepada kami: A'masy telah menceritakan kepada kami, dia berkata: Umarah telah menceritakan kepadaku: Dari Abdurrahman bin Yazid, dia berkata: Aku masuk bersama Al-Qamah dan Al-Aswad ke dalam rumah Abdullah, lalu Abdullah berkata: Kami para pemuda pernah bersama Nabi SAW, maka Rasulullah SAW bersabda kepada kami: Wahai para pemuda, barangsiapa yang mempunyai kemampuan, maka hendaklah ia menikah, karena sesungguhnya nikah dapat menjaga pandangan dan memilihara kemaluan dan barang siapa yang tidak mampu maka hendaklah ia berpuasa karena sesungguhnya puasa itu adalah benteng baginya." (HR. Bukhari No. 5066).

Pernikahan haruslah dijaga dengan baik. Meskipun perceraian diperbolehkan, akan tetapi hal tersebut sangat dibenci oleh Allah SWT.

"Katsir bin Ubaid telah menceritakan kepada kami: Muhammad bin Khalid telah menceritakan kepada kami: Dari Mu'arrif bin Washil, dari Muharib bin Ditsar, dari Ibnu Umar, dari Nabi SAW, beliau bersabda: Perceraian adalah perkara halal yang paling dibenci oleh Allah Azza Wajalla." (HR. Abu Daud no. 2178).

Sehingga sesuai dengan sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW, kita sebagai umat muslim harus selalu saling mendoakan termasuk ketika teman sedang menikah.

Berikut doa pernikahan untuk teman atau sahabat yang menikah agar sakinah, mawadah dan warahmah:

بارك الله لك وبارك عليك وجمع بينما في خير

Barakallahahu laka wa baarika 'alaika wajama'a bainakumaa fii khoiir

"Semoga Allah memberkahi engkau di waktu lapang maupun di waktu sempit, dan semoga Allah (senantiasa) mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan." (HR Abu Dawud).

Itulah doa pernikahan sesuai sunnah yang bisa kita baca.



(lus/erd)