Liputan Khusus Menikah Siri

Saat Pasangan Nikah Siri, Ini yang Akan Dialami Istri dan Anak

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 16 Nov 2020 10:11 WIB
Ilustrasi nikah siri. Foto: Istock Ilustrasi nikah siri. Foto: Istock

4. Nika Siri Lebih Banyak Merugikan Wanita

Pernikahan siri merupakan pernikahan yang rentan. Secara psikologis, menurut Ega, pernikahan siri lebih tidak aman bagi salah satu pihak. Ikatan yang dihasilkan dari nikah siri ini merupakan ikatan yang mudah "diputus" atau "dibatalkan" dibandingkan pernikahan legal.

"Misalnya, ketika terdapat KDRT dalam rumah tangga, maka sulit untuk memprosesnya secara hukum. Selain itu, pasangan yang melakukan pernikahan siri mempunyai tingkat kepercayaan (trust) yang lebih rendah dibandingkan pasangan yang menikah legal. Hal ini disebabkan oleh kurangnya keterbukaan pasangan, baik terkait masalah finansial ataupun hal-hal yang bersifat personal. Padahal perasaan aman dan kepercayaan adalah modal utama seseorang dapat mempertahakan pernikahan yang memuaskan bagi dirinya," tutur Ega kepada Wolipop.

Ega menegaskan dampak dari nikah siri akan sangat dirasakan wanita. Pasalnya, praktik nikah siri kerap dilakukan untuk memudahkan poligami.

Selain itu, tidak adanya legalitas hukum negara, membuat wanita kesulitan menuntut kebutuhan finansial yang merupakan haknya (baik saat pernikahan masih berlangsung ataupun pasca perceraian).

"Jika pernikahan dilakukan hanya karena aib,maka pernikahan menjadi rentan untuk retak ataupun hancur, karena alasan tidak didasari oleh kemauan diri sendiri, tapi karena orang lain. Ini bukan alasan yang sehat untuk memulai pernikahan, yang memerlukan komitmen jangka panjang," tegas Ega.

Jika kamu sudah mengetahui dampak dari nikah siri ini, masih mau nikah siri?

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Pangeran Harry Takut Bawa Anak-anaknya ke Inggris, Ada Apa?"
[Gambas:Video 20detik]

(gaf/eny)