Pernikahan New Normal, RSVP Pakai Esai 500 Kata Jika Mau Diundang

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 04 Agu 2020 06:01 WIB
Two couple have bouquet at the sunset beach Ilustrasi pernikahan (Foto: Getty Images/kyonntra)
Jakarta -

Banyak calon terpaksa menunda atau membatalkan acara pernikahan mereka karena pandemi COVID-19. Kalau pun jadi, mereka harus membatasi jumlah undangan.

Kewalahan menyortir tamu mereka, sepasang calon pengantin menerapkan cara yang tak biasa. Pasangan ini mewajibkan para tamu untuk RSVP atau mengonfirmasi ulang kehadiran menulis esai jika ingin mendapatkan undangan ke acara pernikahan mereka.

Seorang pengguna Reddit meluapkan kejengkelannya karena peraturan tersebut. Calon pengantin yang dimaksud bukan lain adalah saudarinya sendiri.

Ia menceritakan, acara pernikahan yang berkonsep destination-wedding akan berlangsung pada Februari 2021 setelah mengalami penundaan.

"Karena pandemi, pengelola tempat acara mengharuskan dia mengurangi jumlah tamu hingga setengahnya. Alhasil, dia mengiring undangan baru yang mengharuskan penerimanya melakukan RSVP ulang," kata pengguna Reddit yang tak diketahui namanya tersebut seperti dikutip Daily Mail.


Betapa kagetnya dia ketika mengetahui menulis esai menjadi persyaratan untuk mendapat undangan tersebut. Tamu diminta untuk mengirim dua esai yang masing-masing terdiri dari 250 kata.

Esai tersebut harus menjawab dua pertanyaan utama: kenapa mereka masih ingin menghadiri acara pernikahan pengundang dan seberapa besar makna pernikahan tersebut bagi penulis. Dari esai itu, calon pengantin berharap bisa mendapatkan gambaran siapa tamu yang paling antusias.

Anggota keluarga calon pengantin pun tak luput dari persyaratan itu. "Saya sangat keberatan dengan peraturan ini. Pertanyaannya bahkan tidak ada hubungannya dengan pandemi," kata dia.

Ia sudah berusaha menentang aturan tersebut, tapi saudari perempuannya tetap tak memberinya pengecualian atas nama keadilan bersama.

"Saya tak keberatan jika tak diundang. Tapi orangtua saya bilang jika saya tak muncul, saya akan dapat masalah besar dan berurusan dengan keluarga besar, jadi saya disarankan untuk tetap menulis esai," ungkapnya.



Simak Video "Rekomendasi Dekorasi Resepsi Pernikahan di Era New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)