So Sweet, Istri Rela Jadi Tukang Cuci Piring Demi Merawat Suami Saat Corona

Vina Oktiani - wolipop Senin, 13 Jul 2020 11:47 WIB
Mary Daniel Mary Daniel bersama sang suami / Foto: Mary Daniel
Jakarta -

Seorang wanita yang berasal dari Jacksonville, Florida, rela bekerja menjadi tukang cuci piring di sebuah panti jompo selama pandemi Corona. Bukan tanpa alasan, hal itu dilakukannya demi bisa bertemu setiap hari dengan sang suami yang dicintainya.

Seperti dikutip dari Today, wanita bernama Mary Daniel mengaku sudah tidak bertemu dengan suaminya selama 114 hari akibat pandemi Corona. Pihak panti jompo tempat sang suami dirawat sudah tidak lagi memperbolehkan para pengunjung untuk datang demi mencegah infeksi virus mematikan tersebut.

Sang suami, Steve, yang berusia 66 tahun itu memang sudah tinggal di panti jompo di Rosecastle, Deerwood, Jacksonville, sejak bulan Juli 2019 untuk mendapatkan perawatan akibat penyakit Alzheimer yang dideritanya. Awalnya semuanya terasa baik-baik saja, dimana wanita 57 tahun itu masih bisa bebas mengunjungi suami tersayangnya. Namun semenjak empat bulan belakangan semuanya berubah.

Mary DanielMary Daniel Foto: Mary Daniel

"Saya pergi menemuinya setiap malam, menyiapkannya untuk tidur. Saya masih mengunjunginya pada 10 Maret dan pada 11 Maret mereka memanggil dan mengatakan,'Kamu tidak bisa kembali'," jelas Daniel.

Aturan tersebut diberlakukan mengingat para pasien di panti jompo adalah orang-orang lanjut usia yang lebih rentan terinfeksi COVID-19. Walau demikian, Daniel mengaku tetap masih mengunjungi suaminya, walaupun hanya bisa melalui jendela. Saat itu dirinya hanya bisa menangis dan mencoba memahami apa yang sedang terjadi.

Tapi karena rasa cintanya yang besar terhadap suaminya, Daniel tidak kehabisan cara. Dia lalu menemukan ide cemerlang untuk tetap bisa bertemu suaminya dengan menjadi sukarelawan untuk panti jompo tersebut. Sekitar dua minggu yang lalu, Daniel lalu dipanggil oleh pihak panti jompo terkait tawaran yang diajukannya.

"Tiba-tiba dua minggu yang lalu, mereka memanggil dan berkata,'Apakah kamu menginginkan pekerjaan?' Ketika saya mengetahui bahwa itu adalah sebagai tukang pencuci piring, saya berpikir,'Baiklah,oke! Saya kira saya seorang pencuci piring sekarang'," jelas Daniel.

Ketika Daniel dan suaminya akhirnya dapat bertemu kembali, Daniel mengatakan bahwa suaminya, Steve, langsung berlinang air mata dan bahkan menyebut nama istrinya yang menandakan Steve masih mengingatnya. Sebelum mulai bekerja di Rosecastle, Daniel juga sudah mengikuti serangkaian tes COVID-19, dan untungnya semua hasil tes tersebut negatif.

"Saya harus menjalani pemeriksaan latar belakang, tes narkoba, tes COVID, 20 jam pelatihan video tentang semuanya, termasuk penyakit menular. Itu 100 persen sah," kata Daniel.



Simak Video "Video Dahsyatnya Ledakan di Beirut Terekam Saat Prewedding"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/vio)