Viral Curhat Pilu Wanita di Malang Pernikahannya Hanya Bertahan 12 Hari

Anggi Mayasari - wolipop Selasa, 21 Jan 2020 14:08 WIB
Ilustrasi pasangan menikah bertengkar. Foto: Istock Ilustrasi pasangan menikah bertengkar. Foto: Istock


Sampai pada 12 hari setelah pernikahan, wanita ini menderita sakit dan mengalami muntah-muntah serta diare. Tapi sang suami tak peduli. Hingga akhirnya wanita ini memberanikan diri untuk meminta bantuan kepada orang tuanya untuk diantarkan ke dokter.

"Papa datang sama kakak keponakanku yang kerja ikut papa aku. Pas papa buka pintu kamar pun aku masih sesenggukan dan duduk di bawah. Papa langsung nuntun aku sama kakakku itu ke mobil dengan matanya yang aku tangkep berkaca-kaca. Beliau tidak tanya apa-apa. Pas udah masuk di mobil Aku cerita semuanya dengan berjuta kata maaf yang aku ulang-ulang. Beliau cuma ambil nafas besar, dan nutupin mulutnya terus. Setelah tau respon beliau, aku minta dianter ke rumah aja, aku pengen ketemu mama dulu, biar mama yg bikinin obat, biasanya dibikinin jamu-jamuan gitu," ceritanya.

Suaminya masih bersikap tidak peduli dan tak mau menjemput istrinya yang masih berada di rumah orang tua. Wanita ini pun kemudian memilih meluapkan keluh kesahnya pada sang suami tentang sikapnya yang selama ini berubah sejak menikah. Namun, sang suami hanya membalas dan mengungkapkan permohonan maaf tanpa penjelasan lebih.

"Papa aku masuk dan aku bilang dia (suami) nggak mau ke sini, dia cuma bilang maaf. Aku nangis makin kenceng, mama ikut nangis sambil jongkok di sebelah ranjang. Papa aku emosi, kelihatan banget wajahnya merah tapi matanya berair," tulisnya.



Akhirnya ayah wanita ini pergi menemui wali suami putrinya untuk menanyakan tentang permasalahan yang dihadapi pernikahan buah hatinya. Melalui panggilan telepon, suami wanita tersebut mengungkapkan maaf dan mengaku ia tak bisa meneruskan pernikahan ini.

"Setelah itu aku 2 minggu nggak keluar kamar. Maunya tidur dan gelap-gelapan doang. Sempat mikir untuk mengakhiri semuanya tapi setiap mikir ke sana aku selalu mencoba ingat mama papa aku yang udah sejauh ini. Aku mencoba melawan fikiran itu sekuat yang kubisa dan aku bisa bertahan," jelasnya.

Chat percakapan antara ia dan suaminyaChat percakapan antara ia dan suaminya Foto: whatsapp

Wanita ini pun menambahkan bahwa ada kemungkinan sikap suaminya yang berubah ini karena trauma yang pernah dideritanya. Sang suami sebelumnya pernah gagal menikah.

"Sudah tunangan dan mendekati hari H dia gagal menikah. Tapi kenapa trauma itu dilempar ke aku? Kenapa dulu dia minta aku sebegitunya kalau cuman untuk begini ? (Allah.. Allah..sakit sumpah)," tulisnya

"Dan sampe sekarang dia ataupun keluarga tidak ada yang ke rumah untuk bertanya atau mengembalikanku ke orang tuaku. Semakin sakit dan merasa terbuang tapi aku nggak boleh lagi nunjukkin kesedihan itu lagi. Ada orang tuaku yang mungkin sakitnya berlipat ganda dari aku," pungkasnya.

Halaman
1 2 3 Tampilkan Semua

(agm/hst)