Wanita Ini Tetap Menikah dengan Kekasih yang Nyaris Perkosa Bridesmaid

Gresnia Arela Febriani - wolipop Kamis, 10 Okt 2019 18:16 WIB
Ilustrasi bridesmaid. Foto: Thinkstock Ilustrasi bridesmaid. Foto: Thinkstock

Jakarta - Calon pengantin ini tetap memutuskan untuk bersama sampai akhir hayat memisahkan meskipun tahu calon suaminya melakukan pelecehan seks pada wanita lain. Kisah mirisnya ini terungkap setelah kasus pelecehan itu dilaporkan ke pihak berwajib.

Stasiun televisi Amerika WNEP melaporkan bahwa pria berusia 28 tahun bernama Daniel Carney didakwa atas kasus pelecehan seksual pada bridesmaid atau pengiring pengantin wanita. Meskipun tahu calon suaminya melakukan tindakan kekerasan seksual itu, kekasih Daniel tetap menikahi pria tersebut. Pernikahan mereka digelar pada 1 September 2019, dua hari setelah kejadian yang menggemparkan tersebut.

Berdasarkan dokumen pengadilan, kekerasan seksual itu dilakukan Daniel di Shawnee Inn, Pennsylvania, Amerika Serikat pada 30 Agustus di mana teman-temannya telah berkumpul untuk pesta pernikahannya. Surat kabar The Morning Call mengungkapkan bahwa sebelum pernikahan, Daniel, calon istri dan teman-teman mereka berpesta alkohol saat rafting di kawasan Sungai Delaware, Amerika Serikat. Bridesmaid atau sang pengiring pengantin yang dilecehkan Daniel ikut dalam pesta tersebut.

Wanita berusia 29 tahun itu disebut terlalu mabuk sampai tidak bisa menjaga keseimbangannya. Ketika dia dan teman-temannya kembali ke penginapan, sang bridesmaid tidak dapat berdiri sendiri. Calon mempelai wanita yang namanya tidak disebutkan itu kemudian meminta calon suaminya, Daniel untuk membantu bridesmaid-nya itu berjalan ke kamarnya.

Wanita Ini Tetap Menikah dengan Kekasih yang Nyaris Perkosa BridesmaidDaniel Carney. Foto: Instagram
Daniel pun membantunya berjalan menyusuri lorong penginapan sebelum mendadak menariknya ke ruang ganti pria. Dalam keterangannya kepada polisi, sang pengiring pengantin mengaku sulit mengingat dengan persis kejadian kekerasan seks yang dialaminya. Yang diingatnya adalah saat dia terbangun Daniel Carney menggigit dan menariknya.

Setelah itu, dia mengaku kembali blackout beberapa detik. Dan saat sadar lagi, yang diingatnya adalah Daniel sudah berada di atasnya dan busananya sudah dalam keadaan terlepas dari tubuhnya. Pada momen itu kemudian calon mempelai wanita masuk ke dalam ruang ganti tersebut dan memergoki dengan mata kepalanya sendiri calon suaminya hampir saja melakukan pemerkosaan pada pengiring pengantinnya.

Laporan polisi menyatakan bahwa Daniel Carney sempat memanggil korban keesokan paginya untuk meminta maaf. Tapi Daniel mengklaim dia tidak tahu apa yang telah mereka lakukan malam sebelumnya.

Dia juga mengirimkan pesan teks pada korban pada pagi hari pernikahannya dan meminta korban untuk bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa di depan calon pengantin wanita.

Polisi menyebutkan Daniel telah menyebarkan pada orang-orang bahwa korban lah yang mengikutinya ke ruang ganti pria. Dia mengaku sangat mabuk dan merasa kesempatan itu dimanfaatkan korban.

Namun, setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian, berdasarkan rekaman kamera tersembunyi, pengakuan Daniel itu terbantahkan. "Rekaman tersebut menunjukkan bahwa korban dan terdakwa berjalan menyusuri lorong, dengan kondisi sang korban sangat tidak stabil. Terdakwa terlihat berbalik mengamati sekitarnya dan kemudian menarik korban ke ruang ganti," demikian pernyataan pihak kepolisian Justin Leri dalam laporannya.

Setelah video dari kamera tersembunyi itu terungkap, Daniel mengubah ceritanya. Dia mengaku menarik korban ke ruang ganti. Dari rekaman telepon juga terungkap Daniel menghubungi korban untuk meminta maaf dan mengakui kesalahannya.







Simak Video "Unik! Pengantin Baru Ini Abadikan Momen Pernikahan di Bawah Laut"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)