Curhat Viral Wanita yang Berjuang untuk Nikah Beda Agama di Sleman

Anggi Mayasari - wolipop Minggu, 29 Sep 2019 17:27 WIB
Foto: Dok. Pribadi @elizabethayudya Foto: Dok. Pribadi @elizabethayudya

Sleman - Pernikahan beda agama masih dianggap tak biasa di Indonesia. Selain akan menjadi buah bibir masyarakat, proses pengurusan daftar pernikahan di kantor pemerintahan juga masih dianggap ribet.

Hal itu dialami oleh wanita yang kini tinggal di Klaten, Jawa Tengah yang jadi viral setelah menceritakan kisahnya tentang perjuangan menikah beda agama. Pengguna Twitter dengan nama akun @elizabethayudya ini merupakan wanita penganut agama katolik, sementara itu kekasihnya muslim.

"Menikah beda agama. (Saya katolik, suami islam). Kuncinya 3: cinta, yakin, dan tutup kuping dari komentar nyinyir tetangga," cuitnya.


Pada postingan yang telah disukai 14 ribu lebih itu, Elizabeth awalnya menceritakan tentang pertemuannya dengan sang kekasih. Setelah mantap untuk membina hubungan yang lebih serius lewat ikatan pernikahan, Ia pun kemudian mengungkapkan bagaimana tantangan tentang pernikahan karena beda agama.
Foto: Dok. Pribadi @elizabethayudya

Salah satunya adalah desakan dari keluarga yang meminta Elizabeth dan kekasihnya satu iman. Namun, ia dan sang pacar mantap memutuskan untuk tetap dalam kepercayaannya masing-masing.

"Emg bisa nikah beda agama? Terus besok anak kalian gimana? Ya ampun, dulu gimana ceritanya kok bisa ngawur beda agama trabas pacaran? Kamu jadi laki kok ga bisa minta dia ikut? Mbak, jangan ditinggalin agama ya, kalau bisa mas diajak ke gereja? Pertanyaan semacam itulah yang keluar dari keluarga," jelas Elizabeth.


Setelah direstui oleh orangtua kedua belah pihak, perjuangan cinta beda agama Elizabeth dan kekasih belum berakhir. Mereka pun mengalami kesulitan untuk mengurus berkas-berkas dan dokumen persyaratan menikah.

"Pihak kelurahan kekeuh 'kalau menikah itu agamanya harus sama dulu, salah satunya pindah, minimal menyeragamkan KTP'. Bapak lurah tetap belum bisa memahami dan minta waktu untuk bisa kordinasi dengan camat (Ini yang bikin saya bingung sebab ngurus N1, N2, N3, N4 itu cuma sampai kelurahan, misal pak lurah mau konsul sama catatan sipil malah saya mengerti)," terang Elizabeth.
Foto: Dok. Pribadi @elizabethayudya

Setelah sampai di kantor kecamatan, pihak kelurahan dan kecamatan tetap meyakini bahwa menikah harus satu iman. Elizabeth pun mengungkapkan bahwa mereka bingung mencatat pernikahannya di buku yang mana, pernikahan Katolik atau Islam.

"Beliau-beliau konsultasi ke KUA-KUA di Sleman hingga Catatan Sipil. Pihak capil akhirnya berhasil menjelaskan kepada beliau-beliau bahwa gereja bisa menikahkan pasangan beda agama dan sah menurut negara," ungkap Elizabeth.

Akhirnya, ia dan kekasih melangsungkan pernikahan di Gereja Katolik St Jusuf Pekerja Condong Catur, Sleman, Yogyakarta pada September 2018. Perjuangan Elizabeth dan suaminya untuk menikah dan mempertahankan agama masing-masing ini pun membuat kagum netizen.


"Menangis bahagia melihat foto-foto ini. :') langgeng dan bahagia selalu ya, untuk Mba dan suaminya," komentar netizen.

"Saya salut, baca kisah mba jadi bisa bayangin betapa kuat cinta mba ke suami, dan juga sebaliknya

Simak Video "Proses Membuat Batik Shibori Karya Warga Binaan Rutan Trenggalek"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/hst)